BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan -Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meIalui Pusat Penelitian Kimia mengembangkan produk pangan fungsional untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Agar bisa sampai ke masyarakat, LIPI berencana untuk melakukan kerjasama dengan industri dan pegiat UKM.

“Potensi pangan di Indonesia sangat kaya dan melimpah, bisa berasal dari pertanian, perkebunan, peternakan, dan kelautan. Mengolah pangan sebagai sumber vitamin mineral sudah dilakukan oleh para peneliti Kimia LIPI, dan saat ini kami sudah menghasilkan berbagai hasil penelitian pangan fungsional, dan kami sudah merencanakan kerjasama dengan industri sebagai upaya hilirisasi hasil penelitian tersebut,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Raden Arthur Ario Lelono, saat menggelar Media Visit hari ini di Pusat Penelitian Kimia LIPI di Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (10/10/2019).

Para peneliti kimia LIPI dengan hasil penelitian pangan fungsional dari tumbuh-tumbuhan sumber daya alam Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Arthur memperkenalkan beberapa hasil penelitian dari para peneliti Kimia LIPI, di antaranya adalah : 1. Sediaan pangan fungsional dari rumput laut sebagai imunomodulator pada Balita. 2. Pangan pintar kaya asam folat berbasis sayuran, jagung dan mocaf. 3. Minuman dari sayuran dan buah terfermentasi sebagai pengikat kolesterol. 4. Minuman instan berbasis teh klon unggul sari gambung untuk membantu mencegah diabetes. 5. Teh klon unggul sari gambung dan daun herbal sebagai minuman fungsional untuk membantu menurunkan resiko diabetes.

“Semua hasil penelitian pangan fungsional ini akan kami ikutkan dalam Heritage Food Festival di Bali pada akhir Oktober 2019. Ini sebagai upaya memperkenalkan kekayaan alam Indonesia yang dimanfaatkan untuk peningkatan gizi masyarakat,” pungkasnya.

 

(asri)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.