BESTTANGSEL.COM, PAMULANG-Sumber daya manusia sangat memengaruhi tumbuh dan berkembangnya suatu organisasi. Untuk mencapainya, organisasi harus mampu menciptakan situasi dan kondisi yang mendorong dan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan secara optimal melalui pelatihan dan pengembangan.

Pelatihan dan pengembangan sangat penting bagi karyawan untuk bekerja lebih menguasai ketrampilan dan keahlian, untuk meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, etos kerja dan untuk meningkatkan kualitas serta profesionalisme karyawan.

Pengembangan (development) dilakukan sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang lebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembaga atau institusi kesehatan.

Dalam institusi kesehatan, pelatihan dan pengembangan dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kerja serta profesionalisme para tenaga kerja baik tenaga medis, penunjang medis maupun tenaga non medis yang dianggap belum mampu untuk mengemban pekerjaannya karena faktor perkembangan kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Pada gambaran tertentu potensi para pekerja bidang kesehatan seperti di Rumah Sakit Medika BSD Tangerang Selatan mungkin sudah memenuhi syarat administarasi pada pekerjaanya, tapi secara aktüal para pekerja bidang kesehatan tersebut harus mengikuti atau mengimbangi perkembangan ilmu dan teknlogi serta tuntutan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen dan Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) di Rumah Sakit Medika BSD yang beralamat di  Jalan Letnan Soetopo Kav Kom IIIA No. 7 BSD City Tangerang Selatan, yang kami laksanakan pada tanggal 14-16 Maret 2023 ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM Rumah Sakit yang diharapkan, akan berdampak pada kepuasan pelanggan dan hasil pelayanan prima di rumah sakit tersebut,” papar Ading Sunarto, Koordinator PKM UNPAM.

Lanjut Ading, “Hal ini juga sebagai salah satu strategi dalam mewujudkan visi dan misi Rumah Sakit Medika BSD untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme karyawan, salah satunya melalui pelatihan dan pengembangan dengan ketentuan bahwa setiap staf memperolah pelatihan dan pengembangan baik in-service maupun di luar rumah sakit untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuannya. Semua staf baik staf klinis dan non klinis wajib dapat menunjukkan kompetensi yang layak dalam teknik resusitasi bantuan hidup dasar, setiap staf wajib mengikuti diklat yang diadakan oleh rumah sakit dengan standar 20 jam / staf / tahun serta Rumah Sakit Medika BSD.”

Pengembangan SDM di RS Medika BSD perlu dilakukan dengan perencanaan sesuai dengan kebutuhan pasien yang berfokus pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Rumah sakit melakukan pengembangan sumber daya manusia meliputi pengadaan dari segi kuantitas, kualifikasi, peningkatan tingkat kompetensi, serta peningkatan jenjang karir.

Rencana pengembangan sumber daya manusia dikembangkan bersama oleh para pimpinan dan dilakukan evaluasi, rencana pengembangan sumber daya manusia dituangkan dalam Program Pengembangan Sumber Daya Manusia RS Medika BSD setiap tahunnya.

Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama adalah identifikasi masalah yang dilakukan sebagai langkah awal untuk merumuskan apa saja yang akan dijadikan bahan untuk perancangan sistem dan materi pelatihan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.

Tahap berikutnya yaitu melakukan survei lapangan ke Rumah Sakit Medika BSD. Tim pelaksana kemudian melakukan proses wawancara dan diskusi dengan staf dan perwakilan Manajemen Rumah Sakit Medika BSD untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada dalam lingkungannya kemudian merumuskan solusi dan penyelesaiannya serta menentukan keluaran yang diharapkan oleh mitra.

Pada tahap ini anggota tim pelaksana berdiskusi menentukan tema dan materi yang akan disampaikan, bahan dan alat yang diperlukan, serta persiapan teknis lainnya yang dibutuhkan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.

Permasalahan yang ditemukan pada karyawan Rumah Sakit Medika BSD adalah belum sepenuhnya karyawan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan, masih belum tercapainya standar kegiatan pelatihan karyawan yaitu masih dibawah 20 jam per staf per tahun serta masih adanya komplain pasien karena kurangnya soft skill dan hard skill karyawan dalam memberikan pelayanan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Medika BSD, pada hari Selasa – Kamis, 14-16 Maret 2023 mulai pukul 14.00 – 17.00 WIB.

Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada karyawan tentang pentingnya pelatihan dan pengembangan, tujuan pelatihan dan pengembangan, manfaat pelatihan dan pengembangan, teknik pelatihan dan pengembangan sampai monitoring dan evaluasi pelatihan dan pengembangan agar bisa terus diikuti oleh semua karyawan secara kontinyu dan berkelanjutan sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas SDM.

Penyampaian materi menggunakan metode presentasi dengan media Microsoft Power Point yang diikuti oleh perwakilan karyawan Rumah Sakit Medika BSD sebanyak 30 orang. (red/rlls).

Leave a Reply