BESTTANGSEL.COM- Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).
Tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan perekonomian Tangsel mampu tumbuh hingga 8,5% atau naik tipis dibanding pencapaian 2016 yang sebesar 8,4%.
Untuk meningkatkan investasi di tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan pembenahan infrastruktur. Salah satunya mempercepat pembangunan Tol Serpong – Balaraja yang ditargetkan rampung pada 2019. Akses jalan bebas hambatan ini merupakan sambungan dari Tol Ulujami – Serpong yang menghubungkan Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.
Hal itu menegaskan bahwa investasi properti di wilayah Tangsel layak dipertimbangkan terutama bagi pengembangan apartemen. Dalam jangka panjang, pasar apartemen di sana cukup menjanjikan seiring terus meningkatkan jumlah masyarakat menengah atas.
Direktur Marketing Kingland Avenue @Alam Sutra Bambang Sumargono mengatakan, kondisi tersebut menambah keyakinan pengembang di wilayah Tangsel, untuk terus berkarya menghasilkan produk-produk properti berkualitas, khususnya apartemen.
Menurutnya, hunian vertikal merupakan alternatif tempat tinggal paling bagus, untuk mengakomodasi generasi muda dengan kemampuan membeli, setara kelas menengah di wilayah Tangerang Selatan.
“Dengan nilai jual tanah di Tangsel yang saat ini sudah berada di kisaran Rp 15 – 25 juta per meter persegi, maka bisa dibayangkan, berapa harga rumah tapak dengan luas bangunan 45 meter persegi, dan luas tanah 100 meter persegi yang harus Anda bayar? Nah, satu-satunya solusi alternatif paling gampang adalah membeli apartemen. Sebab selain harganya terjangkau, berbagai fasilitas di kawasan tersebut juga bisa Anda nikmati,” ungkap Bambang.
Teks : Bara
Foto : Istimewa
