BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Usai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Sebanyak 331 siswa-siswi SMAN 9 Tangsel menyumbangkan seragam sekolahnya kepada pihak sekolah, untuk kemudian diberikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan, Kamis, 13 April 2017.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Sekolah SMAN 9 Tangsel tersebut, disaksikan langsung oleh guru dan kepala sekolah, serta Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono.

Taryono menghimbau dan mengkampanyekan kepada seluruh pelajar di Tangsel, agar tidak melakukan corat-coret pakaian seragam, ataupun melakukan konvoi sepeda motor usai melaksanakan UNBK. Tetapi sebaliknya, mereka dianjurkan untuk melakukan kegiatan positif.

Salah satu kegiatan ini yaitu menyumbangkan seragam yang layak pakai kepada pihak sekolah, untuk kemudian diberikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan,” tutur Taryono, saat melakukan gerakan kampanye larangan corat-coret seragam sekolah dan konvoi sepeda motor, di SMAN 9 Tangsel.

Taryono berharap, kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini, dapat membangun karakter siswa agar peduli dan memiliki rasa empati pada sesama.

“Selain itu juga, siswa-siswi yang sudah selesai melaksanakan ujian harus lebih fokus belajar, agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Kiranya kegiatan positif ini menjadi contoh para pelajar di sekolah-sekolah lain, khususnya para pelajar di Tangsel,” ujar Taryono.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 9 Tangsel, Achmad Nana M., menyatakan rasa bangganya kepada seluruh siswa-siswi kelas XII yang telah ikut berpartisipasi dengan kegiatan kampanye anti corat-coret seragam.

“Seragam yang terkumpul akan kami sumbangkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan,” pungkas Achmad.

 

Ashri