(Foto : Istimewa)

BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan, Firdaus, tersandung kasus pidana, ia di tahan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, karena memelihara satwa yang dilindungi sebanyak 52 ekor.

Penahanan itu dilakukan oleh Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Subdit Sumber Daya Lingkungan Polda Metro Jaya pada Senin 10 April 2017.

“Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap Firdaus karena diduga menyimpan satwa yang dilindungi, ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi, Rabu 12 April 2017.

Firdaus, diduga melanggar UU Nomor 5/1990, Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

52 ekor satwa lindung yang dipelihara diantaranya, Kakatua, Cendrawasih, Jalak Bali dan lainnya. Berdasarkan keterangan Firdaus, ia memperoleh koleksi satwa langka itu dari rekannya.

Tersangka, dijerat dengan Pasal 40 Ayat (2) juncto Pasal 21 Ayat (2) Huruf a, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp200 juta.

Terkait penahanan Firdaus, Jajaran Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bakal memberikan bantuan hukum kepada Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tersebut.

“Bila memang benar ditahan tentunya tak menutup kemungkinan Pemkot Tangsel akan memberikan bantuan hukum sepanjang diperlukan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Muhammad.

 

Iyar