BESTTANGSEL.COM, TANGERANG- Menjadi salah seorang nara sumber pada Festival Of Digital Innovation, yang diselenggarakan di BSD City, Tangerang Banten, pada Jumat (23/8), Jaspal Sidhu, pakar Pendidikan sekaligus pendiri SIS dan Inspirasi School menjelaskan bahwa dalam era digital yang terus berkembang, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan telah menjadi sebuah keharusan. Perkembangan teknologi menempatkan informasi menjadi komoditas utama manusia saat ini, dan kecerdasan buatan Artificial Intelligent (AI) adalah konsekuensi logis perjumpaan kecepatan teknologi dan kebutuhan manusia itu sendiri.
“Di seluruh dunia, AI telah mengubah berbagai sektor, termasuk pendidikan. Seperti di Amerika Serikat, China, dan Singapura, AI telah membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan efisien, serta meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan untuk semua. Sementara itu, di Indonesia dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa dan lebih dari 185 juta pengguna smartphone, berada pada posisi yang unik untuk mengadopsi AI dalam pendidikan,” ujar Jaspal.
“Peluang terbesar untuk AI dalam sistem pendidikan Indonesia terletak pada pembelajaran yang dipersonalisasi, pengambilan keputusan berbasis data, dan kemampuan untuk menjangkau populasi yang kurang terlayani. Dengan memanfaatkan AI, Indonesia bisa menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan efektif serta memenuhi berbagai kebutuhan siswa Indonesia,” papar Jaspal.
Jaspal mengakui bahwa pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah proaktif dalam mendukung transformasi digital. “Melalui inisiatif seperti program “100 Smart Cities”. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses internet serta menjembatani kesenjangan digital, agar wilayah terpencil pun bisa merasakan manfaat dari kemajuan teknologi,” tuturnya.
Menurutnya, upaya-upaya ini bisa menjadi dasar yang kuat untuk penerapan AI dan alat digital yang lebih luas dalam dunia pendidikan. Terlebih lagi Indonesia menjadi salah satu pengguna AI ketiga setelah Amerika dan India. Dalam laporan WritterBuddy, sebuah penyedia layanan konten berbasis AI menyebutkan, ada 1,4 miliar kunjungan ke situs AI periode September 2022 – Agustus 2023 yang berasal dari Indonesia.
Pada tahun 2020, Indonesia meluncurkan Strategi Nasional untuk Kecerdasan Buatan, sebuah peta jalan yang dirancang untuk mengintegrasikan AI ke berbagai sektor utama, termasuk pendidikan. Strategi ini merupakan bagian dari peta jalan “Making Indonesia 4.0” yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing nasional di berbagai industri, dengan pendidikan sebagai inti dari strategi ini.
“Penerapan AI dalam pendidikan tidak hanya melibatkan teknologi. “Perlu adanya upaya bersama dari pemerintah, pendidik, perusahaan teknologi, dan masyarakat sipil untuk memastikan integrasi AI dilakukan secara etis dan inklusif,” tegas Jaspal. Terlebih lagi menurut Jaspal, Indonesia adalah salah satu pengguna AI ketiga setelah Amerika dan India.
Sementara itu, Inspirasi Academic Coordinator, Indri Savitri, mengatakan bahwa pemanfaatan AI pada dunia pendidikan tidak hanya untuk masyarakat di megacity, tapi juga di kota-kota lainnya sehingga murid-murid memiliki keterampilan abad 21 dengan pengembangan kompetensi Perseverance, Analytical skills, Collaboration/Communication skills and Entrepreneurial/Innovation skills (PACE).
Patut diketahui, Sekolah Inspirasi telah menerapkan standar kurikulum Singapura dan Cambridge yang juga menyelaraskan dengan kurikulum nasional yang relevan. Pemilihan kurikulum Singapore sejalan dengan hasil PISA (Programme for International Student Assessment) yang diselenggarakan oleh OECD bahwa Singapore merupakan negara dengan kurikulum terbaik di dunia. Kompetensi yang menjadi inti adalah berbahasa Inggris yang baik, Matematika, Science, dan teknologi.
“Dengan pembelajaran yang berfokus pada pembelajaran berbasis active learning yang berpusat pada murid dan hands-on, sehingga belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan,” jelasnya.
Dia menambahkan, “Ada tiga hal penerapan tools software dari teknologi dalam pembelajaran yang diterapkan oleh Inspirasi School, pertama menjadikan digital portfolio, untuk tracking proses pembelajaran, monitoring kegiatan anak di kelas.
Kedua, data-driven insight yaitu progres dari pembelajaran anak memberikan informasi yang valid dan reliable untuk review perkembangan murid pada area tertentu, kurikulum, serta feedback terhadap proses delivery pembelajaran. Ketiga, Edukasi penggunaan teknologi di rumah bagi orangtua agar bijak dalam penggunaan teknologi (screen time, digital literacy, information literacy).”
Tentang Inspirasi Schools Sidoarjo
Inspirasi Schools didirikan oleh pendiri yang juga mendirikan SIS Group of Schools (Singapore Intercultural School) yang terkenal di Indonesia dan Asia. Inspirasi Schools mengadaptasi sistem pendidikan terbaik dari Singapura dan menggabungkannya dengan kurikulum lokal, berfokus pada kemahiran dalam bahasa Inggris, dasar-dasar Matematika dan Sains, teknologi, serta budaya dan nilai-nilai lokal.
Melalui pembelajaran aktif, dengan guru-guru yang dipilih berdasarkan sikap positif mereka, Inspirasi Schools memastikan berjalannya interaksi tinggi di kelas dan mempersiapkan peserta didik dengan keterampilan abad ke-21. Inspirasi yakin akan sukses karena memiliki budaya, sistem, program, dan filosofi yang sama dengan SIS. Inspirasi Schools diawali dari Singapura, kemudian ke Sidoarjo dan akan berlanjut ke seluruh Indonesia dan negara lainnya.
(red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.