BESTTANGSEL.COM, Serpong- Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan program inovatif ‘jemput bola’ yang menyasar pelaku usaha, diantaranya dengan membuka layanan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis di Citywalk Apartemen Green View, Serpong pada Selasa, (10/6). Kali ini DPMPTSP sukses menjaring lebih dari 20 UMKM yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dalam giat tersebut, DPMPTSP tidak hanya melayani administratif dengan penerbitan NIB tetapi juga memberikan edukasi mengenai legalitas usaha yang memiliki banyak manfaat.
Dalam kesempatan itu, Kepala DPMPTSP Kota Tangsel, Maulana Prayoga, menegaskan bahwa program serupa akan terus digencarkan untuk mencapai lebih banyak pelaku UMKM. Pendekatan proaktif ini tidak hanya sekadar pencapaian angka, tetapi juga perubahan mindset dalam melihat pentingnya legalitas usaha di era modern.
“Dengan melakukan sosialisasi langsung di tempat tinggal para pelaku usaha, DPMPTSP berharap bisa menjangkau lebih banyak pelaku UMKM yang merasa kesulitan untuk mendapatkan izin usaha karena berbagai alasan,” ujar Yoga.
Dia juga menjelaskan bahws memiliki izin usaha seperti NIB memberikan rasa aman bagi pelaku usaha.”Dengan legalitas, mereka memiliki hak atas berbagai insentif yang ditawarkan pemerintah, termasuk dukungan teknis dan pengembangan usaha, yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka. DPMPTSP juga menawarkan pendampingan gratis bagi komunitas yang belum memiliki izin usaha, menjadikan kesempatan ini lebih inklusif,” papar Yoga.
“Melalui kolaborasi yang efektif dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan lebih banyak pelaku usaha dapat memperoleh legalitas yang diperlukan untuk tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian lokal,” tegas Yoga.
Di sisi lain, DPMPTSP Kota Tangsel mencatat perkembangan positif dalam sektor investasi. Dalam triwulan pertama 2025, nilai investasi mencapai Rp3,098 triliun, mendekati target tahunan. Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk meningkatkan jumlah UMKM yang memiliki legalitas juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. (red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.