BESTTANGSEL.COM, TANGSEL- Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kembali mencuri perhatian publik dengan merayakan hari ulang tahun mereka di dalam jet pribadi. Momen spesial ini dirayakan dalam suasana mewah.

Di tengah kemewahan tersebut, status baru Raffi sebagai pejabat negara menuai kritik dari Pengamat Kebijakan Publik, Abdul Hamim Jauzie

Menurutnya, ada standar etika yang berubah sejak Raffi Ahmad resmi menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. “Raffi Ahmad sekarang bukan sekadar figur publik atau artis, dia itu kan pejabat negara. Secara etika kebijakan publik, memamerkan kemewahan di jet pribadi di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sedang menantang menunjukkan kurangnya sense of crisis,” tegas Hamim (Kamis, 9/2).

Hamim menambahkan bahwa sebagai pembina generasi muda, teladan yang ditunjukkan haruslah selaras dengan semangat kesederhanaan. “Publik berhak mempertanyakan kepantasan ini. Pejabat publik adalah simbol negara, dan setiap tindakannya harus memiliki empati sosial,” kata Hamim.

Lebih lanjut, Hamim menyarankan agar ada langkah tegas dari pihak istana untuk menjaga marwah institusi kepresidenan. Menurutnya, Presiden harus menegur Raffi sebagai pengingat bahwa gaya hidup pribadi seorang pejabat tidak bisa dipisahkan sepenuhnya dari citra pemerintah. Teguran ini penting untuk menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menerapkan standar etika bagi seluruh jajarannya tanpa terkecuali.

Kejadian ini diharapkan dapat Raffi jadikan pelajaran berharga untuk lebih mawas diri dalam berkomunikasi di ruang digital. Hamim mengingatkan bahwa status sebagai Utusan Khusus Presiden bukanlah jabatan yang bisa “lepas-pasang” saat berada di luar jam kantor. Raffi harus ingat bahwa jabatannya terus melekat 24 jam sehari; apa yang diunggah ke media sosial bukan lagi sekadar konten hiburan, melainkan representasi dari seorang pejabat negara yang sedang mengemban amanah publik. (red/*)

Leave a Reply