BESTTANGSEL.COM, TANGSEL- Suasana Iduladha di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berlangsung khidmat. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, memulai rangkaian perayaan dengan melaksanakan sholat Ied bersama di Masjid Baitul Rahmi, BSD. Usai sholat, ia secara simbolis menyerahkan hewan kurban berupa sapi Limosin kepada perwakilan masyarakat.

Kepada wartawan Benyamin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah menyiapkan total 97 hewan kurban yang terdiri dari 60 kambing dan 37 sapi. Hewan-hewan tersebut akan didistribusikan ke seluruh penjuru wilayah Tangerang Selatan.

“Ini insyaallah hari ini kita mulai penyembelihan. Saya juga membagikan kantong kain dan besek bambu yang jumlahnya hampir 10.000 buah ke tempat-tempat pemotongan hewan,” ujar Benyamin.

Wadah ramah lingkungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel untuk mengurangi sampah plastik selama penyembelihan dan distribusi daging kurban.

Menanggapi pertanyaan mengenai kondisi hewan kurban, Benyamin menyampaikan kabar baik. Berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian, seluruh hewan yang dijual di tempat penjualan hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan secara bergilir selama satu minggu.

“Alhamdulillah, tidak ditemukan penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun LSD (penyakit kulit berbenjol). Semua hewan dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk menjadi hewan kurban setelah diperiksa secara teliti oleh dokter hewan dan MUI,” jelasnya.

Pemkot Tangsel juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan limbah hasil pemotongan. Benyamin menegaskan bahwa setiap tempat pemotongan hewan diwajibkan memiliki tempat penampungan limbah, termasuk darah dan kotoran, serta tersedia air mengalir untuk pembuangan.

“Kita juga berharap pembagian daging kurban kepada penerima manfaat dilakukan secara tertib dan sudah didata sebelumnya,” tambahnya.

Meski demikian, Benyamin belum menetapkan sanksi tegas bagi pembuang limbah sembarangan. Ia berharap imbauan yang sudah disampaikan dapat dipatuhi. “Kalau ada pelanggaran, kita bantu untuk dibersihkan saja,” ujarnya.

Untuk pendistribusiannya, hewan kurban tidak hanya terbatas di masjid, tetapi juga ke madrasah, pondok pesantren, tokoh agama, serta berbagai lokasi lainnya. “37 sapi itu kita distribusikan ke berbagai tempat,” ucap Benyamin.

Di sela-sela kegiatan, Wali Kota juga menyampaikan kabar membanggakan. Pemkot Tangsel kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2025. Ini merupakan prestasi ke-14 kali secara berturut-turut.

“Alhamdulillah, kami juga meraih peringkat pertama dalam tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, dengan tingkat penyelesaian mencapai 97%. Seluruh rekomendasi sudah ditindaklanjuti, baik berupa teguran maupun pengembalian,” jelasnya.

Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja tata kelola keuangan daerah ke depannya. (red/*)

Leave a Reply