PONDOK AREN – Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno, melakukan blusukan ke taman wisata kuliner dan bercocok tanam di Kopi Kebon Kampung Utan, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dalam kunjungannya itu, dia tertarik dan berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan kampung wisata dan aktivitas kesenian di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya saat serap aspirasi dengan pegiat seni, tenaga pendidik dan tokoh masyarakat Pondok Pucung, Pondok Aren, Selasa (19/10/2021).

Dia menilai konsep kafe terbuka dengan nuansa perkebunan di kampung wisata Kopi Kebon menjadi daya tarik tersendiri karena berada ditengah pemukiman penduduk. “Ini (tempat) menarik, bisa kita kembangkan menjadi kampung wisata,” Kata Rano Karno.
Menurutnya, melahirkan desa wisata baru telah menjadi tugas prioritas pengembangan pariwisata di Komisi X DPR RI. Sebab itu, ia berharap warga memiliki visi untuk pengembangan serta bersamaan dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata.

“Kebutuhan pengembangan akan saya fasilitasi kepada mitra terkait, namun mohon untuk dibenahi pengelolaannya,” ujar Kata Rano.
Dia juga menangkap aspirasi dari pegiat seni bahwa perlu adanya dukungan alat kesenian pada sanggar-sanggar kesenian. Dia pun berjanji akan mengunjungi sanggar yang dimaksud untuk melihat aktivitas kesenian serta memastikan kebutuhan pengembangan sanggar.

Dikesempatan yang sama, Rano Karno bertemu dengan pelajar yang telah menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) hasil aspirasi Komisi X DPR RI untuk memastikan bantuan sampai dan tepat sasaran dan penggunaan.
Mantan Gubernur Banten ini mengaku, kunjungannya tersebut merupakan perintah konstitusi dari pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat selama ini.

“Ini Perintah konstitusi harus datang ke masyarakat satu tentu, untuk mendengar aspirasi, jadi saya mendengar apa sih yang diharapkan dari tempat ini atau masyarakat ini,” ucap Rano.

Bicara dalam bidang pendidikan, dijelaskannya dalam penyerahan orientasi PIP untuk beasiswa anak sekolah di tingkat kecamatan Pondok Aren, sudah mencapai 1.327 siswa. “SD, SMP, SMK bahkan Perguruan tinggi. Tentu saja bantuan PIP ini adalah program pak Jokowi, yang dijalankan, disalurkan langsung pada kedinasan juga ditugaskan kepada semua anggota DPR,” ujarnya.

Adapun pencairan dana PIP tersebut dipastikan melalui prosedur verifikasi data terlebih dahulu, agar tidak salah sasaran.

Staff Khusus Rano Karno, Beno Novit Neang, menjelaskan, program PIP di Tangerang Raya yang sudah berjalan dua tahun belakangan ini, selalu merekomendasikan 25 ribu siswa SD, SMP, SMA dan SMK setiap tahunnya.

“Yang kuliah beda lagi. Sekolah dapat mencairkan PIP sepanjang mendapat kuasa wali murid. Jadi, wali murid memberikan kuasa kepada pihak sekolah, biasanya untuk swasta karena harus bayar SPP, kalau negeri PIP langsung diberikan kepada wali murid untuk membeli keperluan sekolah,” jelas Beno. (Red/Jar)

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.