img_3013BESTTANGSEL.COM- Bebas bersyarat yang diterima oleh Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, banyak dipertanyakan oleh khalayak masyarakat umum. Bagaimana seorang terpidana yang di vonis hukuman 18 tahun penjara, bisa bebas hanya dengan menjalani dua pertiga dari masa hukumannya.

Kepada BESTTANGSEL.COM, Boyamin Saiman, selaku kuasa hukum Antasari Azhar yang divonis 18 tahun penjara oleh PN Jaksel, pada Februari 2010, dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, pada 2009, menjelaskan perhitungan remisi yang di terima oleh kliennya.

Menurut Boyamin, dalam aturan pidana seorang terpidana, berhak mendapat keringanan hukuman yang dijalani melalui beberapa mekanisme, yaitu dengan mendapatkan remisi dan melakukan asimilasi.

“Pak Antasari mendapatkan kedua mekanisme tersebut, makanya beliau berhak mendapatkan pembebasan bersyarat dengan hanya menjalani dua pertiga dari masa hukumannya,” jelas Boyamin saat ditemui di kediaman Antasari Azhar, di perumahan Les Beles Serpong Utara, Tangsel, Kamis (10/11/2016).

Lebih rinci Boyamin menjelaskan, pada tahun ke-6 Antasari, total menerima remisi 3 tahun dan selama melakukan proses Asimilasi dengan bekerja disalah satu kantor notaris di Tangerang, setiap pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB, mendapatkan lagi remisi 1,5 tahun, jika di total yaitu 4,5 tahun remisi yang telah diterima.

“Dari 4,5 tahun remisi yang diterima dan 7,5 tahun menjalani masa kurungan di Lapas Kelas 1A Tangerang,  jika digabungkan, sudah mencapai 12 tahun, itu artinya dua pertiga dari 18 tahun vonis penjara sudah dijalani oleh Antasari, untuk itu beliau berhak mendapatkan bebas bersyarat, sesuai Undang-Undang aturan pidana,” paparnya.

Setelah menghirup udara bebas, menurut Boyamin, Antasari harus melakukan wajib lapor kepada bagian pembimbingan dan petugas pengawasan.

“Pak Antasari masih harus lapor petugas pengawasan karena yang ditugaskan mengawasi beliau itu adalah Kejaksaan Negeri Tangerang. Itu masih bersyarat namanya,” pungkas dia.

 

Teks : Iyar

Foto : Iyar