BESTTANGSEL.COM, NTB -Bertekad  ingin membagikan langsung bantuan yang berhasil dikumpulkannya kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Amdainita Siregar, relawan pendiri Yayasan Puri Siwi sekaligus juga Presiden Lions Club Tangerang Selatan Puri siwi D 307 B1 Indonesia, berangkat menuju lombok. Perjalanan sosial Nita, sapaan untuk Amdainita, dimulai sejak hari Selasa, (21/08/2018).

Dengan menggunakan pesawat CN dari Bandara Lanud Halim Perdana Kusuma, Nita berangkat menuju Posko Palang Merah Indonesia (PMI) yang berada di Kauman Lombok Tengah. Bersama relawan dari komunitas lain dan anggota PMI Lombok Tengah. Di Posko PMI Posko Lombok Tengah ini Nita melakukan koordinasi dengan para relawan lain.

Hari kedua, Rabu, (22/08), usai melakukan sholat Idul Adha,di kegubernuran dan sempat bertemu dengan wakil gubernur. Pada kesempatan ini atas nama Lions Club nita menyumbangkan 1 ekor sapi kepada Islamic centre NTB. Nita melakukan kunjungan ke camp-camp pengungsian korban gempa yang ada di Lombok Tengah. Di sini Nita sempat bertemu dengan wakil Gubernur Lombok, dan mengungkapkan rasa prihatinnya atas musibah yang dialami masyarakat Lombok.

“Pada kunjungan hari pertama ini saya juga mengantar relawan asing dari red cross yg berasal dari Jerman dan kenya, yang juga ingin menyalurkan bantuannya,” tutur Nita.

Di hari ketiga, Kamis, (21/08) Nita bersama anggota PMI dan relawan lainnya dr Rkompas, TRAMP dari Kauman Lombok Tengah berangkat ke Lombok Utara, tepatnya Desa Orong Kopong-Lombok Utara. Ini adalah salah satu lokasi gempa terparah, hampir semua bangunan yang mayoritas rumah penduduk hancur rata dengan tanah. Di sini tampak banyak tenda atau camp-camp pengungsian yang dibuat dengan menggunakan bilik bambu beratap jerami.

“Sebagian masyarakat sudah mendapatkan bantuan dari TNI, juga bantuan dari para relawan dari berbagai daerah, sayangnya pendistribusian bantuan masih belum merata, masih banyak barang logistik tertahan di Lanud Rambige,” ungkap Nita.

Hari ketiga, Jumat, (22/08), direncanakan akan melakukan pemotongan hewan kurban di Islamic Centre di Lombok Tengah. Hewan kurban tersebut merupakan persembahan kurban Lions Club.

“Daging kurban akan kami bagikan kepada korban gempa di beberapa lokasi. Usai ini kami akan melihat kegiatan children care yang akan digelar oleh Yayasan Hope Indonesia di RSUD provinsi dan di Senggigi Lombok Timur,” ucap Nita.

Nita berencana hingga hari Minggu, (25/08), masih akan berada di Lombok.

“Nanti kita lihat mana lokasi yang juga terkena dampak gempa, semoga kami bisa terus memberikan bantuan, meringankan beban para korban gempa di Lombok,” pungkas Nita yang berharap bencana alam gempa bumi di Lombok segera berakhir.

Di akhir cerita Nita sempat mengacungan jempol kepada TNI yang begitu totalitas membantu para korban tanpa mengenal lelah bahu membahu bersama relawan lainnya.

Hanya perlu dibenahi pendistribusian bantuan agar lebih terorganisir dengan baik sehingga bisa merata diterima para kurban gempa.

“Badai pasti berlalu dan matahari kembali bersinar, pasrah dan berserah diri serta Doa yang putus kita panjatkan kepada Allah SWT ,sehingga kita dapatkan masa depan yang baik, Amin,” tutup Nita.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.