BESTTANGSEL.COM, Tanggerang Selatan-Mulanya pertandingan final leg kedua Copa Libertadores yang mempertemukan Boca Juniors dengan River Plate akan digelar di kandang River Plate, Stadion Monumental de Nunez Sabtu (24/11). Nyatanya pertandingan tersebut harus ditunda selama 24 jam akibat ulah pendukung River Plate yang melakukan penyerangan kepada bus pemain Boca Juniors.Pendukung River Plate melempari bis yang melintas di depan stadion dengan batu dan kayu. Akibat pelemparan tersebut kaca bus pecah dan melukai para pemain yang berada di dalamnya.

Sekitar satu jam sebelum sepak mula dimulai, Boca Juniors menyatakan bahwa mereka tidak dapat bertanding dikarenakan para pemain menderita cedera akibat pelemparan tersebut. Laporan Reuters juga menyebutkan pada hari Sabtu tersebut pemerintah kota memerintahkan bahwa stadion Monumental segera ditutup karena melebihi batas kapasitas.

“Para pemain terluka, Anda tidak bisa bermain jika kondisinya seperti ini,” ujar Sekretaris klub Boca Juniors, Christian Gabudo dilansir dari ESPN.

Di luar stadion, para suporter River Plate juga terlibat bentrokan dengan polisi. Para suporter pun terlihat melompati pagar stadion untuk menerobos masuk ke dalam Stadion.

Ricardo Pedace, kepala badan keamanan pemerintah, mengatakan kepada televisi lokal bahwa mereka mengambil langkah untuk menentukan apakah pertandingan bisa dimainkan.

“Saya telah meminta para aparat untuk bertindak cepat, untuk memungkinkan pertandingan tersebut bisa segera dimainkan,” katanya. “Selain berpredikat sebagai laga final, sejatinya laga yang mempertemukan kedua kesebelasan tersebut sering dianggap sebagai derbi terpanas di sepakbola Amerika Selatan. Pertemuan kedua kesebelasan tersebut seringkali tidak diinginkan oleh publik Argentina.

Sebuah rekaman gambar yang diunggah jurnalis Mootaz Chehade dalam akun twitternya menunjukkan bahwa salah satu bintang Boca, Carloz Tevez sedang dirangkul oleh dokter tim akibat muntah-muntah. Tevez muntah akibat terkena semprotan gas air mata yang masuk ke dalam bis.

Dua pemain Boca lain yakni Pablo Perez dan Gonzalo Lamardo juga harus dibawa dengan ambulans ke rumah sakit, keduanya mendapat luka akibat kena pecahan kaca bus. Para pemain lain menderita luka di wajah, lengan, kaki, dan dada.Mantan striker Argentina, Gabriel Batistuta, turut mengomentari insiden tersebut. Eks penyerang AS Roma itu menyesalkan atas sikap pendukung River pada para pemain Boca. “Kesempatan lain hilang di depan pasang mata di dunia yang mengamati kami, memalukan, menyesalkan,” tulisnya di akun twitter.

Masih dilansir melalui ESPN, sepak mula awalnya ditunda selama satu jam, kemudian selama 20 menit; kemudian ditambah 55 menit lagi. Sampai sekitar pukul 7:15 malam waktu setempat, kedua kesebelasan tidak terlihat juga turun ke lapangan. Akhirnya laga tersebut diumumkan ditunda hingga 24 jam. Presiden Conmebol, Alejandro Dominguez, sendiri yang langsung mengatakan bahwa laga ditunda sampai keesokan harinya.

“Kami datang ke sini karena sekelompok orang aneh yang tidak mengerti bahwa ini adalah sebuah olahraga. Sepakbola bukan seperti ini, bahwa sepakbola itu harus menyenangkan dan damai,” kata Dominguez.

“Kedua klub sudah mencapai kesepakatan. Seseorang tidak bisa bermain dengan kondisi tekanan seperti ini dan yang lainnya juga tidak ingin menang dengan cara seperti ini. Akal sehat menang: Permainan akan dimainkan besok, jam 5 sore,” ujar Dominguez dilansir dari ESPN.

Leg pertama yang digelar di kandang Boca pada 11 November berakhir dengan hasil imbang 2-2. Para suporter Boca dilarang untuk berangkat ke kandang River Plate karena kekerasan yang terjadi berulang kali di dalam dan di sekitar lapangan.

Masalah ini sebenarnya adalah ulangan dari pertemuan terakhir mereka di Babak 16 besar Copa Libertadores tiga tahun lalu. Saat itu laga dihentikan di babak pertama akibat ulah penggemar Boca yang menyerang pemain River dengan semprotan merica di terowongan. River Plate diberikan tiket ke perempat final dan Boca  didiskualifikasi.

 

 

Sumber: line

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.