save-persBESTTANGSEL.COM- Sejumlah wartawan di Tangerang Selatan melakukan aksi protes dengan cara unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Tangsel, Jumat (28/10/2016).

Tindakan tersebut merupakan bentuk protes terhadap sikap salah satu guru perempuan berinisial MS, yang mengusir dan melempar amplop‎ ke arah wartawan yang ingin melakukan tugas jurnalistik di SDN 02 Parigi Lama, Pondok Aren.

Peristiwa tersebut berawal dari dua orang wartawan ANTV dan Jaktv, Milhan Wahyudi dan Ahmad Baihaqi, ketika mengkonfirmasi atas temuan buku Lembar Kegiatan dan Evaluasi Siswa (LEKAS) yang berkonten narkoba.

Atas kejadian tersebut, puluhan wartawan menuntut Dindik Tangsel agar menindak oknum guru yang melakukan itimidasi dan melecehkan profesi wartawan.
Yoga Sakti Widodo, kontributor Elshinta TV dalam orasinya mengatakan, pelecehan profesi wartawan tidak boleh didiamkan begitu saja apalagi sikap MS sebagai guru sudah tidak mencerminkan sebagai tenaga pendidik.

“Kami mengecam berbagai tindakan yang melecehkan profesi jurnalis, peliputan yang kami lakukan semuanya dilindungi oleh undang-undang,” ucapnya.

Lebih lanjut yoga menambahkan, para wartawan ingin “MS” menyesali sikapnya yang arogan tersebut dan minta maaf secara terbuka, atas nama pribadi dan institusi khususnya kepada Milhan dan Baihaqi, umumnya kepada wartawan yang bertugas di wilayah Tangerang Selatan, serta berjanji tidak akan menghalang-halangi tugas jurnalistik seorang wartwan yang dilindungi Undang-Undang,” pungkasnya.

 

Teks : Iyar

Foto : Istimewa