BESTTANGSEL.COM, TANGERANG-Seluruh karyawan dan manager Fame Hotel Gading Serpong baru-baru ini mengikuti sosialisasi corona virus. Hal ini dilakukan agar tidak timbul kepanikan dalam diri karyawan Fame Hotel.

Kepala Puskesmas Kelapa Dua yaitu dr Tri Retno Wulandari sebagai pembicara banyak membahas mengenai Kesiapsiagaan Menghadapi Inveksi Novel Coronavirus. “ Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus  adalah virus yang menyerang system pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini di sebut COVID-19. Virus  Corona bias menyebabkan gangguan pada system pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian,” ujarnya.

“Dengan adanya sosialisasi corona virus ini kita dapat mengetahui bagaimana cara pencegahaan virus corona pada saat beraktivitas. Terutama bagi para pekerja dioperasional Fame Hotel Gading Serpong Untuk menggunakan masker saat beraktivitas ditempat umum atau keramaian, rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer, tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin kemudian buang tisu ke tempat sampah, jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan,” paparnya.

Fame Hotel Gading Serpong telah melakukan implementasi langsung untuk pencegahan virus itu masuk dalam lingkungan hotel dengan cara melakukan screening diawal dan dibeberapa titik dilewati tamu kita sediaakan hand sanitizer.

Dalam kesempatan itu, Evriansyah selaku General Manager Fame Hotel juga menyampaikan pentingnya sosialisasi Virus Corona ini agar kita lebih aware terhadap kesehataan diri kita sendiri terutama untuk para karyawan – karyawan Fame Hotel Gading Serpong.

“Sebagaimana dikatan oleh narasumber bahwa virus akan mati bahkan tidak menyerang kalau badan kita sehat, pola makan dan minum air putih serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Karena jenis virus tersebut adalah influenza sebenarnya yang mana menyerang sistem pernafasan, jadi yang bisa menahan atau bahkan membuat  sembuh itu adalah diri kita sendiri, buatlah badan dan pikiran sehat jangan sampai karena panik membuat kita menjadi sakit.” tutup Evriansyah. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.