BESTTANGSEL.COM, JAKARTA – Setelah berlatih kemarin, bertanding membuat dan meluncurkan roket air pada hari ini, panitia Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) pelajar usia 12-16 tahun yang diselenggarakan Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), mengumumkan pemenangnya, Minggu (8/9/2019) di gedung Pusat Peragaan IPTEK TMII Jakarta.

Dari 402 peserta, PP IPTEK telah memilih 3 juara utama dan 3 juara harapan. Mereka adalah; Granada Andalusia H, dari SMAN 90 Jakarta sebagai juara 1 dengan skor 0, 09, lalu Syauqi Najla Khonza S, dari SMP Quran Assalam sebagai juara 2 dengan skor 0,11 dan Syahrozad Zalfa Nadia, dari MTs Pembangunan UIN sebagai juara 3 dengan skor 0,39.

Sementara untuk juara harapan 1 diraih oleh Luthfi Dwi Andika, siswa MTsN 3 Bogor dengan skor 0,62, harapan 2 diraih oleh Maximus Uzia G dari SMP Tunas Agung Tangerang dengan skor 0,97, dan harapan 3 diraih oleh Syahla Pridehan dari SMP Kosgoro Bogor dengan skor 1,90.

Penilaian didasarkan pada skor terbaik dari 2 kali peluncuran yang merupakan jarak terpendek jatuhnya roket terhadap titik pusat target.

(Ki-Ka): M. Syahrial Annas, Direktur PP IPTEK, Syauqi Najla, Pemenang Kedua dan Favorit KRAR Jabodetabek dan Cilegon 2019, Setyo Purnomo, Kepala Divisi Operasi PP IPTEK.

Selain menempati posisi kedua, Syauqi Najla juga keluar sebagai peserta favorit berdasarkan tingkatan usia.

“Baru pertama ikut KRAR, Alhamdulillah bisa menang. Target berikutnya adalah bisa lolos di Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) pada akhir September 2019, dan semoga bisa menang juga sehingga bisa ikut yang internasional (KRAI) di akhir tahun ini,” tutur Najla.

Menurut Najla, dengan mengikuti KRAR, wawasan ilmu yang dikuasainya kian bertambah. “Jadi semakin tahu, karena sebelumnya kami mendapat pelatihan terlebih dahulu,” ungkap Najla yang berharap bisa lolos dikancah Internasional.

KRAR yang diselenggarakan PP IPTEK selama 2 hari (7-8 September 2019), diikuti oleh 404 siswa-siswi SMP dan SMU sederajat dari 93 sekolah di Jabodetabek dan Cilegon.

“Kompetisi Roket Air ini bertujuan untuk mewadahi potensi bidang sains bagi generasi muda untuk terus berkembang dan turut berperan serta dalam kemajuan teknologi dibidang antariksa dan kedirgantaraan,” tutur Direktur PP IPTEK, M, Syahrial Annas, di sela penyerahan hadiah bagi pemenang.

“PP-IPTEK sebagai science center pertama di Indonesia dan salah satu wahana pembelajaran iptek bagi masyarakat, khususnya generasi muda memiliki peran strategis dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sesuai dengan visi dan misi negara. Selain kegiatan roket air masih banyak lagi peragaan dan program sains yang disajikan oleh PP-IPTEK kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pengetahuan iptek masyarakat,” tutup Syahrial Annas. (Asri)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.