Lurah Leguti, Maryadi Mahali (berbatik) menyerahkan secara simbolis mesin jahit kepada Ketua Komunitas Jahit RW 05 Komplek Astek, bunda Yuyun, disaksikan Camat Serpong, Dwi Suryani (tiga dari kiri) dan Ketua Rukun Ibu Komplek Astek, Eliarni (paling kanan).
BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan- Selain perbaikan infrastruktur, jalan dan prasarana umum, Kelurahan Lengkong Gudang Timur (Leguti), Kecamatan Serpong Tangerang Selatan, menggunakan dana APBN untuk penguatan pemberdayaan masyarakat. Seperti yang dilakukan hari ini, Kamis (12/3/2020), dengan memberikan 12 unit mesin jahit modern dan 3 mesin obras kepada Komunitas Menjahit Warga RW 05 Komplek Astek dan Wartawan, Leguti Serpong. Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Serpong, Dwi Suryani, Pengurus RW 05 Komplek Astek, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota komunitas menjahit kaum ibu.
Dipilihnya Komplek Astek sebagai lokasi diturunkannya sebagian dana Kelurahan, menurut Lurah Lengkong Gudang Timur Maryadi Mahali, “Saya sudah tiga kali melakukan kunjungan sekaligus survey ke komplek ini, dan saya melihat bagaimana kaum ibu disini dengan antusias belajar menjahit. Dan ketika saya tanya kepada RW 05, termyata kursus ini sudah berlangsung lama dan sudah banyak hasil jahit yang dipasarkan tentu saja ini sebuah potensi dan saya ingin potensi ini terus dikembangkan sehingga bisa menambah kesejahteraan masyarakat.”
“Mesin-mesin ini saya titipkan semoga bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya, dan bukan tidak mungkin akan menjadi milik para anggota komunitas belajar menjahit disini agar bisa menjadi sarana untuk meningkatkan pendapatan. Tentunya setelah mahir dan lolos seleksi,” terang Maryadi Mahali.
Dalam Kesempatan itu, Camat Serpong, Dwi Suryani menyatakan dukungannya pada program pemberdayaan di Komplek Astek, khususnya komunitas kursus menjahit. “Sejak tahun 2010 telah diluncurkan bantuan alokasi anggaran desa sebesar 1,5 miliar. Untuk tingkat kelurahan sendiri itu mendapatkan dana anggaran sebesar Rp338 juta, diantaranya digunakan untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Hasil dari musrembang 2020 memutuskan bahwa alokasi anggaran kelurahan ditambah menjadi 1 miliar yang akan dipergunakan 50% untuk infrastruktur dan 50% untuk pemberdayaan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
“Saya berharap pemberikan mesin jahit dan mesin obras ini adalah tepat sasaran. Oleh sebab itu untuk menjaga amanah dari negara khususnya pemkot Tangsel ini sebaiknya diadakan evaluasi setiap 3 bulan sekali pada komunitas menjahit ini agar bisa terpantau dengan baik apa perkembangannya,” imbuh Dwi Suryani.
“Kami pemkot Tangsel akan mendukung semua program yang baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti program Masjid Ramah Anak dan Sekolah Sampah yang juga akan diluncurkan di RW 05 Komplek Astek ini, semoga semua program positif bisa berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Dwi Suryani.
Ucapan terimakasih dan apresiasi terhadap pemerintah khususnya pada Kelurahan Lengkong Gudang Timur dan Kecamatan Serpong tak lupa disampaikan oleh Ketua RW 05 Komplek Astek Serpong, Zaidin Zaiti. “Terimakasih dan kami berharap bisa bekerjasama dalam program-program selanjutnya,” pungkas Zaidin. (asri)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.