(ki-ka); Dadan Nugraha-Kepala Bidang Kerjasama dan Bisnis Teknologi, Lanjar - Kepala Bidang Sarana Kawasan,  Sri Setiawati - Kepala Puspiptek,  Joko Raharjo - Kepala Bidang Keamanan dan Keselamatan, Dwi Wiratno Prasetijo - Kepala Bagian Tata Usaha

BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Agar lebih efektif dan efisien dalam mengelola kawasan, Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) meluncurkan aplikasi layanan online e -Pisces (Puspiptek for Integration Science and Services. Peluncuran digelar Gedung Graha Widya Bhakti Puspiptek Serpong Tangerang Selatan, Jumat 27 Oktober 2017.

“e-Pisces adalah layanan pengaduan, saran dan permohonan dalam kegiatan yang ada di kawasan Puspiptek. Layanan ini bisa dimanfaatkan oleh penghuni atau karyawan Puspiptek seperti ada pohon tumbang, jembatan roboh, keluar masuk barang dan lain sebagainya. Tetapi layanan ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum, seperti pengajuan kunjungan ke pusat Reaktor bagi sekolah-sekolah, sewa wisma tamu Puspiptek, dan lain sebagainya,” tutur kepala Puspiptek, Ir. Sri Setiawati M.A.

Menurut Sri, ide dibuatnya e-Pisces disebabkan banyaknya pengaduan dan pengajuan yang terhambat dikarenakan terlalu banyaknya surat atau pesan masuk yang tertumpuk.

“Kawasan Puspiptek luasnya ada 460 Hektar, di sini terdapat kantor penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir (Batan), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Letak lokasi antar kantor penelitian cukup jauh. Sebelum ada e-PISCES, semua pengaduan dan pengajuan, serta informasi disebarkan melalui surat ke setiap kantor penelitian, ini memakan waktu panjang, padahal harusnya permasalahan itu bisa diselesaikan dengan cepat,” ungkap Sri.

Sementara itu, Kepala bidang Sarana Kawasan Puspiptek, Lanjar, mengatakan e-PISCES bisa dibuka di www.puspiptek.net. Pihaknya menargetkan pada 2018 aplikasi tersebut bisa diunduh melalui Playstore dan IOS untuk memudahkan para karyawan. Sayangnya, aplikasi ini baru bisa digunakan untuk pengaduan, saran, dan permohonan.

“Sekarang baru bisa untuk pengaduan, saran, dan permohonan. Tahap berikutnya untuk fasilitas rumah dinas. Kemudian bisa digunakan untuk taman wisata tekno,” pungkasnya.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.