BESTTANGSEL.COM, JAKARTA, Wakaf merupakan instrumen penting dalam mengatasi kemiskinan. Hal ini terungkap pada Waqf Business Forum bertema Wakaf Energi Kebangkitan Ekonomi Umat yang digelar Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020).

Ketua Dewan Pembina Global Wakaf ACT, Ahyudin memaparkan, kondisi umat Islam secara global umat Islam saat ini pada posisi terbawa sana-sini. Umat hanya dijadikan objek penzaliman. Di mana-mana umat sengsara dan miskin.

“Pada 2025 ditargetkan 100 ribu pengusaha mewakafkan aset perusahaan kepada kami sebagai nazir, maka ini menjadi modal untuk mengatasi kemiskinan,” jelas Ahyudin Presiden Global Islamic Philanthropy (GIP).

Untuk mereka yang tidak memiliki aset perusahaan, maka bisa dilakukan dengan wakaf tunai. Jika wakaf tunai ini terkumpul secara maksimal maka dapat digunakan untuk mengakuisisi perusahaan yang kita inginkan.

Selain itu, Presiden ACT Ibnu Khajar juga mengajak umat untuk berjamaah secara ekonomi melalui instrumen wakaf.

“Kalau kita shalat berjamaah, mengapa tidak berjamah secara ekonomi?” tegas Ibnu.

Menurut Ibnu Khajar, saat ini kesenjangan ekonomi begitu nyata. Hal ini disebabkan kapitalisme ekonomi mendominasi dunia. Untuk melawannya, umat perlu berjamaah secara ekonomi.

“Wakaf adalah lawan tanding melawan kapitalisme,” ungkap Ibnu.

Saat ini ACT tengah mengembangkan wakaf berbasis ketahanan pangan. Karena menurutnya, bisnis pangan atau pertanian salah satu bisnis yang tidak jatuh meski di masa pandemi.

“Kita buat lumbung beras wakaf, sumur air wakaf, dan lumbung ternak wakaf. Lalu siapa yang memodalinya? Kita tak merengek kepada pengusaha, kepada para rentenier. Kita minta kepada Allah,” terang Ibnu Khajar.

Lain hal dikatakan juga oleh Presiden Global Wakaf ACT, N. Imam Akbari, Waqf Business Forum adalah wasilah untuk menuju kebangkitan ekonomi umat berbasis wakaf. Forum ini menjadi sarana silaturrahim dan tukar pikiran dalam mengembangkan bisnis.

“Ini cara kita tumbuh bersama. bisnis kita melibatkan Allah sebagai wasilah. Allah memberi tuntunan bahwa wakaf hadir dalam relung kehidupan,” pungkas Imam. (bar)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.