BESTTANGSEL.COM, Jakarta— Keamanan pasien kini menjadi perhatian utama dalam layanan kesehatan modern. Menjawab kebutuhan tersebut, Siloam Hospitals TB Simatupang mencatatkan langkah progresif dengan menghadirkan teknologi laboratorium Thromboelastography (TEG), menjadikannya rumah sakit swasta pertama di Jakarta yang menyediakan pemeriksaan pembekuan darah secara komprehensif dan real-time.

TEG memungkinkan dokter melihat kondisi pembekuan darah pasien secara menyeluruh, bukan sekadar angka di hasil laboratorium konvensional. Teknologi ini berperan penting dalam pengambilan keputusan medis yang presisi, terutama bagi pasien dengan penyakit jantung, kondisi kritis di ICU, serta ibu hamil dengan risiko tinggi seperti preeklamsia.

Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang, Dr. Dewi Wiguna, M.Sc, menegaskan bahwa kehadiran TEG merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit terhadap keselamatan pasien.

“Dengan TEG, kami tidak lagi mengandalkan pendekatan generalisasi. Terapi dapat disesuaikan dengan kondisi pembekuan darah masing-masing pasien, sehingga lebih aman, tepat sasaran, dan berbasis data klinis,” ujarnya, pada Selasa, (24/12).

Berbeda dengan pemeriksaan koagulasi standar, TEG mampu mengevaluasi seluruh proses pembekuan darah secara dinamis—mulai dari pembentukan bekuan, kekuatannya, hingga proses peluruhannya. dr. Petty Atmadja, Sp.PK, Spesialis Patologi Klinik Siloam TB Simatupang, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini sangat krusial untuk pasien yang menjalani operasi besar atau menerima obat pengencer darah.

“TEG membantu dokter memahami apakah risiko pasien lebih mengarah ke perdarahan atau justru penyumbatan pembuluh darah,” jelasnya.

Di bidang kardiologi, teknologi ini memberikan nilai tambah signifikan. dr. Isabella Lalenoh, SpJP, menyebutkan bahwa TEG membantu dokter menentukan terapi antikoagulan dan antiplatelet secara lebih aman, khususnya pada pasien pasca pemasangan ring jantung atau yang menggunakan alat bantu jantung.

“Dengan informasi yang cepat dan akurat, kami bisa menyesuaikan terapi dan menurunkan risiko komplikasi,” katanya.

Manfaat serupa juga dirasakan di bidang kebidanan. dr. Andre Viscountie Saputra, SpOG, menuturkan bahwa TEG mampu membedakan perubahan pembekuan darah normal pada kehamilan dengan kondisi patologis akibat preeklamsia.

“Deteksi dini ini sangat penting untuk menentukan tingkat keparahan dan meminimalkan risiko bagi ibu maupun janin,” ujarnya.

Dari sisi pasien, proses pemeriksaan TEG tergolong mudah dan ramah. Tidak diperlukan puasa, sampel dapat diterima selama 24 jam, dan hasil tersedia dalam waktu sekitar delapan jam setelah diterima laboratorium. Layanan ini juga terbuka bagi pasien rujukan dari rumah sakit lain di Jakarta.

Dengan hadirnya TEG, Siloam Hospitals TB Simatupang semakin memperkuat posisinya sebagai one-stop solution layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan kehamilan berisiko tinggi—menggabungkan teknologi, kolaborasi multidisiplin, dan fokus pada keselamatan pasien.

“Harapan kami, inovasi ini dapat membantu lebih banyak pasien menjalani pengobatan dengan rasa aman dan hasil yang optimal,” tutup Dr. Dewi.

Untuk informasi kesehatan lainnya, kunjungi Instagram dan YouTube @siloamtbsimatupangofficial. (red/*)

Leave a Reply