BESTTANGSEL.COM, TANGSEL- Lebaran selalu punya cara unik untuk membangkitkan nostalgia. Salah satunya lewat renyah manis kue tradisional Betawi, biji ketapang, yang kembali jadi primadona di meja tamu. Tahun 2026 ini, berkah Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H benar-benar terasa bagi pelaku UMKM seperti Entin Nurhasanah, pemilik usaha Biji Ketapang TieNoer asal Tangerang Selatan.
Permintaan kue biji ketapang meningkat tajam menjelang Lebaran. Entin mencatat lonjakan penjualan yang signifikan dibanding hari biasa. Selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H, omzet usahanya mencapai sekitar Rp12 juta. Angka ini menjadi bukti bahwa kue tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
“Alhamdulillah, pesanan meningkat drastis saat mendekati Lebaran. Banyak pelanggan dari berbagai wilayah, terutama Jabodetabek bahkan ada juga yang dari Yogyakarta,” ujar Entin, pada Selasa, (31/3).
Ia menambahkan bahwa pesanan datang silih berganti, mulai dari pembelian untuk konsumsi keluarga hingga kebutuhan hampers Lebaran.
Usaha yang dirintis sejak 2018 ini awalnya hanya berangkat dari hobi membuat camilan untuk konsumsi pribadi. Namun, respons positif dari kerabat dan teman membuat Entin melihat peluang lebih besar. Kini, bersama satu orang karyawan, ia rutin memproduksi biji ketapang setiap hari, tidak hanya saat musim Lebaran.
Peningkatan penjualan ini juga tidak lepas dari strategi pemasaran yang terus dikembangkan. Selain mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, Entin aktif memanfaatkan media sosial serta mengikuti berbagai bazar UMKM yang difasilitasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Pelatihan yang diikutinya turut membantu meningkatkan kualitas kemasan dan cara pemasaran produknya.
Dengan semangat yang terus menyala, Entin berharap biji ketapang produksinya tidak hanya dikenal di Tangerang Selatan atau Jabodetabek, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga mancanegara. “Saya ingin cemilan tradisional ini bisa jadi kebanggaan dan dikenal lebih luas,” tutupnya. (Red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.