BESTTANGSEL.COM, TANGSEL- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan telah melakukan himbauan untuk tidak lagi berkampanye di masa tenang, hingga pencoblosan pada 14 Februari 2024.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep, menyampaikan bahwa tidak ditemukannya pelanggaran berat yang dilakukan peserta pemilu di masa kampanye.

“Saat ini masa politik sudah memasuki masa tenang, jadi Bawaslu sudah memberikan surat kepada parpol parpol terkait masa tenang ini untuk tidak melakukan kampanye politik. Dari 14 Juni 2022, yang masuk ke Bawaslu pelanggaran cuma ada 2 yaitu terkait laporan masyarakat dan sengketa 1. Untuk pelanggaran yang berupa temuan ada 8, tetapi ketika dilakukan penelusuran itu tidak memenuhi unsur dan juga alat bukti yang kurang. Dari semua pelanggaran tidak ada yang masuk ke dak hukum, tidak ada yang kena sanksi, misalnya ada parpol yang melaksanakan kegiatan kampanye dengan flazmove dengan ada anak-anak, nah itu kita berikan surat himbauan aja untuk tidak menggunakan anak-anak, seperti itu,” ujar Acep, (11/02).

Terkait pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK), Bawaslu telah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel untuk langsung dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Pencopotan APK dilakukan mulai hari ini hingga tanggal 13 Februari 2024. Seluruh APK akan dibawa ke Pondok Aren untuk dimusnahkan dengan cara dibakar, dalam hal ini kami sudah bekerjasama dengan LH Tangsel,” tutup Acep. (red/*)

Leave a Reply