BESTTANGSEL.COM, Tangerang – Wisata olahraga berkuda kini tidak hanya bisa dilakukan di Puncak Bogor, tapi juga Tangerang Banten, tepatnya di kawasan Vanya Park BSD City. Branchsto Equestrian Park menjadi tempat wisata baru bagi warga Tangerang dan sekitarnya. Dan berkuda adalah primadonanya.

Branchsto Equestrian Park, menyediakan berbagai fasilitas olahraga dan wisata, mulai dari berkuda, panahan, ATV drive, trampoline, hingga naik andong dan berkereta. Ada 30 kuda dengan berbagai jenis di Branchsto Equestrian Park.

“Khusus berkuda, pengunjung tidak hanya bisa berwisata tetapi juga berlatih cara berkuda yang baik. Dengan waktu latihan lebih kurang 45 menit, pengunjung akan mendapatkan teori dan pengenalan tentang berkuda oleh para instruktur yang kami persiapkan,” tutur Siti Mahlia, Manager Operasional Branchsto Equestrian Park.

Sejak dibuka Mei 2017 lalu, Branchsto Equestrian Park terus dibanjiri pengunjung. Bahkan tidak sedikit kaum selebritis beserta keluarganya. Kira-kira apa ya daya tariknya?

“Di sini kami tidak menggunakan kuda lokal Indonesia, melainkan kuda-kuda import dari Eropa, seperti Jerman, Australia, Belanda, Norwegia, dan khusus kuda poni kami import dari Scotlandia,” ujar Lia.

Menurut Lia, berbeda dengan kuda Indonesia, kuda-kuda import ini memiliki fisik yang lebih baik. “Lebih kekar,dan tidak kurus. Untuk tingginya saja ada yang mencapai hampir 2 meter. Apalagi kuda poni, yang rata-rata memiliki keunikan tersendiri, seperti kuda poni Gypsi yang memiliki bulu di kaki, ada juga kuda poni dengan kulit bermotif cantik,” ungkap Lia yang pasang tarif lumayan terjangkau.

“Untuk wisata kami kenakan biaya RP30 ribu persatu kali putaran untuk kuda poni, sedangkan untuk kuda besar Rp35 ribu, dengan durasi masing-masing 4 menit. Untuk latihan berkuda, biayanya Rp500 ribu per satu kali latihan, dengan catatan waktu 45 menit, khusus di bulan ini kami ada diskon 20 persen, jadi Rp400 ribu,” ujar Lia yang tidak mengenakan biaya apapun bagi pengunjung yang hanya sekadar ingin melihat-lihat kuda.

Namun, tidak semua pengunjung bisa berkeliling dengan kuda. Sebab Branchsto Equestrian Park menerapkan aturan tersendiri lho. “Kuda poni hanya boleh ditunggangi oleh anak-anak usia 1-6 tahun atau mereka yang memiliki berat badan tidak lebih dari 25 kilogram. Sedangkan kuda besar boleh ditunggangi oleh orang dewasa, dengan berat badan maksimal 75 kilogram,” jelas Lia.

Bagi pengunjung yang tidak ingin berkuda, bisa mencoba olahraga panahan dengan tarif Rp25 ribu per 8 busur panah. Sama seperti berkuda, untuk panahan Branchsto Equestrian Park juga menyediakan instruktur.

“Kami sediakan busur besar dan busur kecil untuk anak-anak, dengan biaya yang sama. Hanya untuk panahan belum ada pelatihan khusus seperti berkuda,” ujar Lia.

Melengkapi fasilitas wisata olahraga bagi pengunjung, Branchsto Equestrian Park juga menyiapkan restoran di dalam area.

“Branchsto itu sendiri adalah singkatan dari Branch & Resto, jadi memang restoran adalah salah failitas yang kami sediakan. Di resto ini pengunjung bisa menikmati berbagai jenis menu Indonesia dan western. Dengan Rp150 ribu pengunjung sudah bisa menikmati lezatnya makanan dan minuman di Branchsto Equestrian Park,” ujar Lia yang tidak membolehkan pengunjung membawa makanan dan minuman dari luar.

Menjadi wahana baru wisata sekaligus berolahraga, Branchsto Equestrian Park mampu menyedot lebih dari 1000 pengunjung dalam setiap weekend.

“Untuk Sabtu-Minggu sekitar 1000 pengunjung sementara pada event hari-hari besar seperti lebaran bisa mencapai 3000 orang pengunjung,” pungkas Lia.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.