Besttangsel.comĀ – Gara-gara memberhentikan truk yang berisi belasan pejalar, Aiptu Sugiri dikeroyok. Polisi yang sedang bertugas itu mendapatkan dua luka bacok di punggung.

Kejaian itu terjadi pada 7 September 2017. Peristiwa bermula saat Aiptu Sugiri memberhentikan truk yang bermuatan belasan pelajar saat mengatur lalu lintas di Tangerang Selatan. Namun, belasan pelajar itu tidak terima dan membacok Aiptu Sugiri. “Truk tersebut langsung diberhentikan oleh korban, lalu korban menyuruh pelajar yang duduk di bumper dan bak truk untuk turun, namun seorang pelaku A tidak terima. Selanjutnya terjadi cekcok mulut dengan korban, yang mana selanjutnya A memukul korban dengan tangan kanan mengepal namun ditangkis oleh korban,” kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widyanto dalam keterangannya, Selasa 12 September 2017.

Tak sampai di situ, rekan A berinisial R juga ikut mengeroyok korban. R yang membawa celurit membacok korban di bagian punggung.

“Pelaku R dari arah belakang korban membacok menggunakan bagian tumpul celurit sebanyak 2 kali dan mengenai punggung kiri korban,” ujar Fadli.

Warga yang melihat kejadian itu langsung mencoba mengejar pelaku. Kawanan pelajar itu sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap satu per satu. Semua tersangka berstatus di bawah umur. Mereka dijerat pasal 170 KUHP dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

 

Berbagai sumber /LL

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.