BESTTANGSEL.COM – Mengantisipasi gesekan antar dua kelompok angkutan umum di Tangsel, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) Forum Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Forum ini membahas solusi antar angkutan online dan angkutan konvensional yang beroperasi di Tangerang Selatan.

Diketahui bahwa, saat ini keberadaan angkutan konvensional seperti angkot, sudah mulai tergerus dan tergantikan oleh jasa angkutan online yang lebih sering digunakan oleh masdyarakat.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan, pemerintah kota bersama pihak terkait, harus mencari solusi agar dua kelompok angkutan umum tersebut bisa berjalan beriringan.

“Angkutan konvensional ini harus bergerak maju, kalau tidak lama-lama akan tergerus kemajuan jaman, karena saat ini dunia sedang berubah, sebab masyarakat saat ini mulai menyesuaikan dan memanfaatkan internet dan fasilitas online. Contoh konkritnya ,Kantor Pos sekarang mulai hilang, karena adanya media yang lebih efisien dalam menyampaikan pesan, yaitu SMS atau WA,” ujar Benyamin Davnie, Kamis (16/03/2017).

Bang Ben (Sapaan akrab Wakil Walikota Tangsel) menyebut, Persoalan ini merupakan persoalan bagi semua, Pemerintah Kota juga harus menciptakan aturannya dalam mengantisipasi insiden antara angkutan online dan angkutan konvensional, misalnya dengan cara bagi wilayah.Tetapi hal ini, lebih berwenang Pemerintah Pusat bagaimana mengaturnya. “Bagi masyarakat jangan berantem, jangan ribut,” kata Benyamin.

Ia mengungkapkan, persoalan yang terjadi antara angkutan online dengan angkutan konvensional di Kota Tangerang, jangan sampai terjadi juga di Kota Tangsel.

 

Teks : iyar

Foto : istimewa