Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan pria berinisial R (32) yang berprofesi sebagai Collector. Pria tersebut ditangkap karena menyetubuhi anak tirinya berinisial ER (16) yang masih sekolah, sejak pertengahan tahun 2015 di rumah kontrakannya di Kampung Priangan, Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. (02/08/2016).

 

FOTO ; Ilustrasi/ Berbagai Sumber

FOTO ; Ilustrasi/ Berbagai Sumber

 

Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar (AKBP) Ayi Supardan, dalam keterangan persnya kepada wartawan di Mapolres Tangsel, Bintaro, kejadian tersebut sudah dilakukan sejak pertengahan 2015, korban ER mendapat paksaan dan ancaman dari R yang merupakan ayah tirinya sehingga tidak berani melaporkan kejadian tersebut.

“R menyetubuhi ER ketika malam hari di saat istri (ibu ER) sedang bekerja,” terang Ayi.

Ayi juga menambahkan, saat Lebaran Idul Fitri kemarin korban baru merceritakan kejadian tersebut kepada neneknya berinisial EP, kemudian pada hari Jum’at 29 Juli 2016 sekitar jam 11.00 Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Reskrim Polres Tangsel mendapatkan informasi dari saudari EP (nenek korban) bahwa telah terjadi kejahatan asusila.

“Setelah dilakukan penyelidikan, polisi langsung menangkap tersangka pada hari Senin, 1 Agustus 2016, pukul 23.37 WIB di Kampung Priangan, Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangsel,” jelas Ayi.

Dari hasil penangkapan pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa sprei warna hijau, celana pendek warna merah, baju kaos warna biru tua, baju tidur warna biru muda serta celana tidur warna biru muda.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 81Jo 82 UU No 35 Tahun 2014 atas perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

 

TEKS : Iyar

Foto : Ilustrasi/Berbagai Sumber