Kebakaran gudang ban yang merambat ke kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Jalan Ciater Barat, Rawa Buntu, Tangerang Selatan, terjadi sekitar Pukul 14.30 WIB. (15/07/2016).

 

proses pemadaman api oleh petugas pemadam kebakaran

proses pemadaman api oleh petugas pemadam kebakaran

Sumber api yang berasal dari bagian belakang bangunan, membakar seluruh tempat penampungan ban fulkanisir atau ban bekas yang didaur ulang serta ruangan mess yang digunakan sebagai tempat tinggal karyawan.

Akibat kebakaran ini, arus listrik disekitar lokasi mati total, serta jalan raya yang menghubungkan jalur serpong dan ciater macet sehingga pengguna kendaraan yang hendak melintas harus dialihkan ke jalur alternatif.

Sementara itu, menurut keterangan Staf dinkes, saat rapat ada suara ledakan kemudian mati lampu, lalu para staf keluar dan turun mendengar keributan. Ternyata saat kembali ke lantai atas api sudah terlihat, kepulan asap hitam sudah menutupi lantai atas gedung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel, Agus Budi Darmawan mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 15:00 WIB bahwa telah terjadi kebakaran dan langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi.

“Setelah dapat info, tim kami langsung kelapangan lengkap dengan peralatan damkar yang ada, karena besarnya kobaran api dan bahan baku ban yang sulit dipadamkan sehingga tim kami harus dibantu Damkar Kabupaten Tangerang dan Damkar dari DKI Jakarta,” Ungkapnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini, namun berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ayi Supardan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa telah terjadi kebakaran di ruko distributor ban yang diduga dari konsleting listrik.

“Belum bisa dipastikan penyebab kebakaran ini karena harus dilakukan pemeriksaan serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi namun dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik,” Terang Ayi.

 

IMG_20160715_171617

Untuk mengantisipasi merembetnya kobaran api ke bangunan lain yang ada disekitarnya, pemilik bangunan beserta karyawannya mengevakuasi barang-barang serta dokumen berharga ketempat yang lebih aman.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (IR)

 

Teks : Iyar

Foto : Iyar