BESTTANGSEL.COM, TANGSEL  – Mainlah.id berkolaborasi dengan Yayasan Puri Siwi dan Lions Club Tangerang Selatan menggelar aksi penanaman 1.500 pohon Mangrove di Kepulauan Pari, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penutup volume pertama turnamen padel bertajuk Padellah yang sebelumnya digelar pada 26 April 2026.

Rombongan berangkat pada, Sabtu, 9 Mei 2026, menuju Pulau Pari menggunakan Sea Rider Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak menikmati suasana Pulau Pari, peserta kemudian memulai penanaman Mangrove di kawasan pesisir sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Founder Mainlah.id, Mohammad Rafah Khalifa Fitra, (kanan), menyerahkan secara simbolis pohon Mangrove kepada salah seorang pengurus warga Pulau Pari.

Founder Mainlah.id, Mohammad Rafah Khalifa Fitra, mengatakan kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat menghadirkan nilai sosial dan lingkungan.

“Charity menanam 1.500 mangrove di Pulau Pari ini merupakan kegiatan lanjutan setelah event utama kami, yakni Turnamen Padel pada 26 April 2026. Sebelum volume satu benar-benar berakhir, kami ingin menghadirkan kegiatan charity. Kami ingin menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya sekadar kegiatan untuk menjaga kesehatan atau mencari keringat, tetapi juga dapat membangun relasi, mempertemukan teman baru, hingga menghadirkan kegiatan sosial seperti ini,” ujarnya.

Rafah menjelaskan Mainlah.id berawal dari hubungan pertemanan 11 mahasiswa yang berasal dari kampus yang sama, yakni Bina Nusantara Alam Sutera. Meski demikian, komunitas ini berdiri secara independen tanpa membawa nama institusi tertentu.

Kolaborasi Mainlah.id, Yayasan Puri Siwi Indonesia dan Lions Club Tangsel.

“Mainlah.id berdiri atas inisiatif sendiri, tidak membawa nama kampus maupun pihak lain. Kami ingin menghadirkan wadah positif yang lahir dari anak muda dan terbuka untuk semua kalangan,” katanya.

Turnamen Padellah sebagai program perdana Mainlah.id diikuti oleh 48 pasangan peserta dari berbagai kategori. Ke depan, Mainlah.id berencana memperluas kegiatan ke cabang olahraga lain.

“Volume satu ini fokus pada padel. Untuk volume dua nanti, kami membuka kemungkinan menghadirkan event olahraga lain seperti sepak bola atau basket,” tambahnya.

Founder Yayasan Puri Siwi Indonesia, Nita Siregar Wiethoff menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan kolaboratif seperti yang dilakukan Mainlah.id untuk mendorong kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan sesama.

“Yayasan Puri Siwi Indonesia mendukung penuh kegiatan dari Mainlah.id dengan maksud memberikan semangat kepada anak-anak muda agar lebih peduli terhadap lingkungan, serta membantu sesama yang membutuhkan dalam rangka menumbuhkan jiwa sosial mereka,” ujar Nita.

Ia menambahkan, Yayasan Puri Siwi Indonesia juga terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama komunitas anak muda yang memiliki semangat sosial.

“Yayasan Puri Siwi Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan siapa saja, terutama anak-anak muda yang berjiwa sosial tinggi,” lanjutnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Rafah, ia menegaskan pihaknya juga terbuka untuk kolaborasi lintas usia dan komunitas.

“Kami ingin menerapkan bahwa umur bukan penghalang untuk menciptakan sesuatu yang positif. Justru generasi muda perlu banyak belajar dari yang lebih senior agar kegiatan yang dibuat ke depan semakin berdampak,” katanya.

Tak berhenti pada kegiatan penanaman, Mainlah.id juga berkomitmen memantau perkembangan Mangrove yang telah ditanam melalui koordinasi dengan pihak Pulau Pari.

“Untuk Mangrove ini pasti akan kami pantau ke depannya. Tidak mungkin kami lepas begitu saja. Kami akan berkoordinasi dengan pihak Pulau Pari agar bisa dijaga bersama-sama,” tutup Rafah.

Melalui kegiatan ini, Mainlah.id berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak generasi muda yang tidak hanya berfokus pada pencapaian individu, tetapi juga aktif berkontribusi dalam isu sosial dan lingkungan melalui berbagai kegiatan kolaboratif. (red/*)

Leave a Reply