BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Al Azhar (IKA) BSD pada Sabtu (22/11) tidak hanya menandai hidupnya kembali sebuah organisasi alumni, tetapi juga membuka babak baru kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan komunitas alumni lintas generasi yang sudah berkembang selama lebih dari tiga dekade.

Acara yang dihelat di Gedung Serbaguna Sekolah Al Azhar BSD tersebut mempertemukan para alumni dari berbagai angkatan, pengurus sekolah, yayasan, hingga Pemerintah Kota Tangerang Selatan—sebuah momentum yang menunjukkan besarnya potensi jaringan Al Azhar BSD untuk menjadi kekuatan sosial baru.

Ikut hadir menyemangati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menyampaikan bahwa keberadaan organisasi alumni dapat menjadi “mesin kolaborasi” dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat.

Foto bersama usai pelantikan.

“Pendidikan bukan hanya tugas pemerintah. Kehadiran alumni adalah kekuatan yang bisa mengisi ruang-ruang yang tidak dapat dijangkau oleh pemerintah,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Pemkot Tangsel siap membuka kerja sama bagi alumni dalam program-program peningkatan kualitas SDM di daerah.

Reorganisasi Alumni: Menyatukan Kembali Tiga Dekade Lulusan

Sekjen IKA BSD, Hisyam Diah, menyebut bahwa pembentukan kembali organisasi alumni ini dipicu oleh kesadaran kolektif berbagai angkatan untuk kembali terhubung dan berkontribusi.

“Al Azhar BSD punya kultur kekeluargaan yang kuat. Reorganisasi ini lahir karena alumni ingin kembali berkumpul dan memberi manfaat, bukan hanya bernostalgia,” katanya.

Dengan lebih dari 25 angkatan, IKA ini diharapkan menjadi ruang temu yang menjembatani alumni berusia 20-an hingga 40-an untuk saling menguatkan dalam karier, relasi, dan kontribusi sosial.

Program Strategis: Dari Networking hingga Pemberdayaan

Prosesi pelantikan pengurus IKA Al Azhar BSD.

Ketua IKA BSD, TB. Ari Wibawa Mukti, menegaskan bahwa IKA akan difokuskan sebagai pusat jejaring profesional alumni.

“Alumni Al Azhar BSD sudah tersebar di berbagai bidang. Sekarang waktunya kita saling terkoneksi dan saling menguatkan,” ujarnya.

IKA menyiapkan program yang tidak hanya bersifat rekreatif seperti olahraga bersama, tetapi juga agenda sosial dan pengembangan alumni. Agenda besar seperti Alfes 2025 dan kegiatan keluarga menjadi langkah awal untuk membangun ritme kegiatan yang konsisten.

Ketua Bidang Sosial, drg. Mahesa, menambahkan bahwa IKA juga menargetkan penyelenggaraan Reuni Akbar lintas jenjang—dari TK hingga SMA—yang menggabungkan nostalgia dengan pemberdayaan UMKM dan usaha milik alumni.

Sekolah dan Yayasan Buka Ruang Kolaborasi Lebih Luas

Dukungan penuh datang dari pihak sekolah dan Yayasan Muslim BSD yang melihat IKA sebagai mitra strategis dalam pengembangan reputasi dan kualitas pendidikan Al Azhar BSD.

Kabag Humas & Marketing Al Azhar BSD, Suwito, menyatakan bahwa alumni memiliki kontribusi penting dalam pertumbuhan sekolah, termasuk dalam regenerasi siswa.

“Banyak orang tua murid saat ini adalah alumni. Kehadiran IKA akan memperkuat rasa memiliki dan keterlibatan alumni dalam kegiatan pendidikan,” jelasnya.

Yayasan pun memberikan apresiasi berupa diskon 15% uang pangkal bagi anak-anak alumni, sebagai bentuk penghargaan terhadap kesinambungan hubungan mereka dengan almamater.

Dengan berbagai dukungan, IKA Al Azhar BSD diposisikan bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan komunitas penggerak yang mampu memperkuat jejaring profesional, meningkatkan peran sosial alumni, serta mendorong inovasi dan kontribusi nyata bagi pendidikan Tangerang Selatan.

Pelantikan pengurus menjadi langkah awal dari upaya membangun kolaborasi jangka panjang, yang menghubungkan kembali tiga generasi alumni dalam satu visi: memberi manfaat bagi sesama dan almamater. (red/*)

Leave a Reply