BESTTANGSEL.COM, Tangerang – Dijumpai di tengah-tengah pengunjung Festival kuliner Serpong (FKS) Khas Bumi Borneo, yang diselenggarakan Summarecon Mall Serpong (SMS) Tangerang, mulai 16 Agustus -16 September 2018, Ansyari, pria setengah baya ini tampak sedang menikmati semangkuk Bubur Pedas Sambas, Sabtu (15/09/2018).

Usai menikmati makan malamnya, Ansyari pun memesan dua porsi es kacang merah khas Pontianak. “Satu saya , satunya untuk Mbak, ini makanan penutup favorit saya lho,” tutur Ansyari sambil mempersilahkan saya mencicipi es khas yang terkenal enak.

Sambil sibuk memasukan sendok demi sendok es kacang merah ke mulutnya, Ansyari pun mulai memberikan testimoninya.

“Hari ini pekan terakhir gelaran FKS khas Bumi Borneo, Saya sengaja menyempatkan diri untuk datang ke sini,” ucap pria berdarah Banjar ini sambil tersenyum.

FKS SMS khas Bumi Borneo yang digelar mulai 16 Agustus – 16 September 2018, mampu menyedot jutaan pengunjung.

Menurut Ansyari, event FKS kali ini memang sudah lama ditunggunya. Dia yang tinggal di sekitaran Tangerang, adalah salah satu penggemar berat FKS.

Ratusan menu khas Kalimantan hadir di FKS SMS 2018.

“Dari FKS pertama ngikutin, dan kali ini yang paling berkesan. Saya kan lahir dan besar di sana mbak, jadi seperti ngobatin kangen kampung halaman,” ungkap Ansyari yang sudah setahun ini tidak pulang kampung karena sibuk.

Menurut Ansyari, dari semua gelaran kuliner yang pernah didatanginya, FKS adalah juaranya.

“Paling keren, unik karena di sini kita tidak hanya bisa menikmati makanan-makanan tradisional Indonesia, tetapi juga bisa merasakan sensasi suasana khas daerah asal kuliner tersebut. Seperti saat ini, di mana pengunjung bisa melihat keindahan dan kecantikan rumah-rumah adat Banjar dengan icon dan lampu-lampu khasnya yang begitu memesona.”

“Sepertinya kita benar-benar berada di Kalimantan ya mbak. Inilah festival kuliner yang sesungguhnya, ini adalah salah satu potensi wisata di Tangerang yang bisa mendatangkan investor dan akan menjadi nilai tambah bagi Pemkab Tangerang, apalagi saat ini pemerintah pusat sedang menggalakkan sektor pariwisata sebagai salah satu pendapatan daerah. FKS SMS patut dilestarikan dan ditiru oleh daerah lain, ” ujar Ansyari menambahkan.

Usai menandaskan semangkuk es kacang merah kesukaannya, Ansyari pamit ijin untuk kembali berburu makanan khas Kalimantan lainnya. “Saya masih akan mencicipi camilan khas Kalimantan, sekalian mau bungkus buat bawa pulang,” ucapnya sambil berlalu, meninggalkan saya yang masih harus mengambil gambar dari keseruan FKS 2018.

 

Asri

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.