KOTA TANGERANG – Kontingen Kebugaran Lansia Pra Lansia Indonesia (KLPI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Banten II 2026. Dengan meraih lima medali emas dan satu perunggu, KLPI Tangsel sukses mempertahankan gelar Juara Umum Inorga KLPI untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Kejuaraan yang berlangsung di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Minggu (8/11/2026), tersebut diikuti kontingen KLPI Tangsel dengan mengerahkan 18 atlet yang bertanding dalam enam kategori perlombaan.

Dari enam kategori yang dipertandingkan, atlet KLPI Tangsel berhasil meraih lima medali emas dan satu medali perunggu. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi prestasi kontingen Tangsel dalam kompetisi olahraga rekreasi tingkat Provinsi Banten.

Lima medali emas diraih melalui sejumlah nomor pertandingan. Pada kategori beregu pra-lansia Senam KLPI 2, medali emas dipersembahkan Herawati, Rini, Jaleha, Nurhayati, dan Nunung.

Emas berikutnya diraih tim beregu pra-lansia Senam KLPI 3 yang diperkuat Poppy, Rita, Ine, Jaleha, dan Nurhayati. Sementara pada kategori beregu lansia Senam KLPI 1, medali emas diraih Indi, Nani, Murtopinah, Etty, dan Umuarsih.

Prestasi individu juga ditorehkan Poppy yang berhasil menjadi juara pada kategori instruktur usia 30 tahun ke atas. Adapun emas kelima diraih melalui kategori Senam Alzheimer dengan komposisi dua lansia dan satu pra-lansia, yakni Susi, Indra, dan Inne.

Sementara itu, medali perunggu diraih Ketua KLPI Tangsel, Yepi Suherman, yang turut ambil bagian sebagai atlet pada kategori Ketua Kota/Kabupaten.

Sekretaris KLPI Tangsel, Lisma Rangkapan, mengatakan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil dari kedisiplinan dan latihan intensif yang dijalani para atlet sebelum mengikuti kejuaraan.

Menurutnya, kesiapan fisik dan mental para peserta juga tidak terlepas dari peran tim pelatih, Indah dan Ika, yang secara konsisten mendampingi atlet selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.

Dukungan pelatih dan kekompakan seluruh anggota kontingen menjadi faktor penting dalam pencapaian lima medali emas dan satu perunggu pada Forprov Banten II.

Ketua KLPI Tangsel, Yepi Suherman, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus yang telah berjuang membawa nama Kota Tangerang Selatan dalam ajang tersebut.

Ia menilai mempertahankan gelar juara umum memiliki tantangan tersendiri karena membutuhkan konsistensi, kekompakan, dan dedikasi seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim, kita berhasil mempertahankan gelar juara umum ini. Mempertahankan tentu bukan hal yang mudah, namun kekompakan dan dedikasi rekan-rekan semua membuktikan kualitas KLPI Tangsel,” ungkap Yepi Suherman.

Keberhasilan di tingkat provinsi ini menjadi modal penting bagi KLPI Tangsel untuk menghadapi kompetisi olahraga rekreasi di tingkat nasional. Para atlet yang berprestasi dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Provinsi Banten pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) IX yang dijadwalkan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada 2027.

Yepi mengatakan pihaknya akan mulai mempersiapkan atlet agar mampu meningkatkan prestasi pada ajang nasional mendatang. Dengan berbekal pengalaman dan hasil yang telah dicapai pada Fornas sebelumnya, KLPI Tangsel optimistis dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi kontingen Banten.

Pada Fornas sebelumnya, KLPI Tangsel mencatatkan prestasi dengan perolehan dua medali emas dan satu medali perak. Untuk Fornas IX di Palu, Yepi menegaskan pihaknya menargetkan raihan medali emas yang jauh melampaui pencapaian sebelumnya.

Target tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas latihan, pembinaan atlet secara berkelanjutan, serta menjaga kekompakan tim agar KLPI Tangsel kembali mampu mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional. (red/*)

Leave a Reply