BESTTANGSEL.COM, TANGERANG- Kaburnya Napi Lapas Kelas 1 Tangerang menjadi pertanyaan publik. Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi di tempat yang pengamanannya ketat. Apakah ada unsur kesengajaan dari petugas Lapas?

“Perlu diingat September tahun lalu di Lapas yang sama ada juga Napi yang kabur dengan melewati gorong-gorong. Ini sudah menjadi kejadian luar biasa. Setiap tahun ada saja Napi yang kabur,” ujar Abdul Hamim Jauzie – Ketua Pengurus LBH Keadilan, Minggu (12/12).

Lebih jauh, Hamim memaparkan bahwa, LBH Keadilan menyayangkan peristiwa kaburnya Napi tersebut. “Kami meminta Menteri Hukum dan HAM melakukan audit tata kelola pemasyarakatan. Sistim pengamanan Lapas-Lapas di Indonesia harus divaluasi. Selain itu, penambahan personil pengamanan juga perlu dilakukan. Selama ini jumlah personil pengamanan tidak sebanding dengan jumlah Napi di Lapas,” beber Hamim.

Menurut Hamim, LBH Keadilan meminta Menteri Hukum dan HAM mencopot Kalapas Kelas 1 Tangerang, Kepala Kanwil Kumham Banten. Hal ini tidak berlebihan, mengingat belum lama peristiwa terkait tata kelola pemasyatakatan juga terjadi di Lapas yang sama. Sekali lagi, copot mereka sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan. (Red/*)

Leave a Reply