BESTTANGSEL.COM, DEPOK – Mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran D-3 Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Edukasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Sekolah SMK Informatika Utama Berbasis Pendidikan Kewarganegaraan” di SMK Informatika Utama, Kota Depok, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying sekaligus menanamkan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari.
PKM ini diikuti oleh Kepala Sekolah SMK Informatika Utama, para guru pendamping, mahasiswa Universitas Pamulang, serta siswa-siswi SMK Informatika Utama yang berlokasi di Kompleks PT PLN P2B TJBB, Krukut, Limo, Kota Depok.
Acara dibuka oleh Elsa Rosmalia selaku pembawa acara yang memperkenalkan tim pelaksana dan menjelaskan rangkaian kegiatan. Selanjutnya, Ketua Pelaksana PKM, Ferdauzi Dianti, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Dalam sambutannya, Ferdauzi menegaskan pentingnya upaya pencegahan bullying sebagai langkah menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan siswa.
“Pencegahan bullying merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif serta mendukung terbentuknya karakter siswa yang berakhlak baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Materi edukasi disampaikan oleh Yunik Apriyanti dan Zefanya Putra Pratama Sinulingga. Keduanya menjelaskan berbagai aspek terkait bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk perilaku bullying, faktor penyebab, dampak bagi korban maupun pelaku, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan, seperti toleransi, saling menghormati, menghargai hak asasi manusia, tanggung jawab sosial, serta kepedulian terhadap sesama.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, tanya jawab, dan pembahasan kasus-kasus yang dekat dengan kehidupan siswa. Melalui metode tersebut, peserta diajak memahami bahwa bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, penghinaan, pengucilan sosial, hingga cyberbullying yang terjadi di media digital.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait kasus bullying yang pernah terjadi di lingkungan sekolah.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan materi, pemberian motivasi kepada siswa agar terus menerapkan sikap toleransi, empati, dan saling menghormati, serta sesi foto bersama antara mahasiswa Universitas Pamulang dan pihak sekolah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang berharap kesadaran siswa terhadap bahaya bullying semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan harmonis. Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang bertanggung jawab dan berakhlak baik.
(Penulis: Yunik Apriyanti / Mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran D-3 Universitas Pamulang)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.