BESTTANGSEL.COM, BOGOR- Rabu- Jumat, 10- 12 November 2021, kembali dilaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh para Dosen dan beberapa mahasiswa sebagai perwakilan dari Program Studi Sekretari D-III, selama 3 hari di Rumah Yatim dan Pesantren Ruhama daerah Gunung Sindur-Bogor. Tema PKM kali ini membahas mengenai membangun budaya organisasi sebagai keunggulan kompetitif pada staf yang bekerja di Rumah Yatim dan Pesantren Ruhama.

Membangun budaya organisasi tentunya salah satu yang harus dimiliki oleh setiap Lembaga agar terlihat ciri khas atau keunggulan dari sebuah Lembaga tersebut. Pada Yayasan ini tentunya juga meminta kami untuk melakukan penyuluhan terkait hal ini, karena staf yang ada masih kurang paham terkait dengan budaya organisasi.

Unik Desthiani, S.Si., S.Psi., M.M. menuturkan bahwa kata organisasi sudah tidak asing lagi untuk di telinga kita, ketika kita sudah ada di suatu kelompok untuk membahas apa dan akhirnya ada tujuan yang akan dicapai maka itulah yang dikatakan organisasi, organisasi yang kita kenal ini sangat luas ada mulai dari sekolah kita jumpai ada beberapa organisasi, yaitu OSIS, PMR, Pramuka, kalau di lingkungan rumah ada Karang Taruna, dan juga oraganisasi yang mengacu pada sebuah Lembaga atau Instansi. Organisasi ini membahas dari suatu fungsi manajemen, fungsi-fungsi dari manajemen diperlukan budaya organisasi, budaya ini bukan terkait dari adat istiadat saja, melainkan jika di Lembaga adalah sistem kepercayaan yang dibentuk untuk membangun kebersamaan diantara sesama staf dengan mengubah perilaku dalam bekerja yang menjadikan ciri khas dari Lembaga tersebut.

Ketua Rumah Yatim dan Pesantren Rumaha Gunung Sindur, Muhammad Syarif Y.S. dalam sambutannya mengatakan bahwa di Rumah Yatim dan Pesantren Ruhama berdiri dari tahun 2010 yang berlokasi di Kabupaten Bogor dengan kurang lebih ada 160 orang, dengan memiliki latar belakang yang berbeda-beda, alhamdulillah Pendidikan yang kami bentuk ini tidak ada pungutan biaya sama sekali, kami bisa seperti sekarang ini karena banyak yang bersedia menjadi donatur untuk Pendidikan dan juga fasilitas yang ada. Untuk staf yang ada kami juga merekrut dari peserta didik yang sudah lulus sehingga diperbantukan untuk Rumah Yatim dan Pesantren Ruhama, saya melihat untuk pembelajaran atau pelayanan yang diberikan sudah cukup baik kepada anak-anak didik, namun saya selaku Ketua Yayasan ini masih belum mendalami terkait dengan organisasi atau bahkan budaya dari organisasinya secara teori, dengan kehadiran para dosen dari Universitas Pamulang dalam penyuluhan budaya organisasi sebagai keunggulan yang kompetitif sangat memberikan dampak positif bagi Yayasan dan staf, sehingga seluruh staf mendapatkan ilmu dan pengetahuan tambahan mengenai budaya organisasi, terang Syarif.

Di hari kedua PKM,  Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom, koordinator PKM, memberikan materi mengenai budaya organisasi, bahwa yang dikatakan dengan budaya organisasi ini harus kita telaah dulu selaku pemimpin mau dibawa kemana bawahan kita, bagaimana agar kerja yang dilakukan dapat efektif dan efisien, bagaimana bawahan kita bekerja dengan penuh semangat, tentunya hal ini harus adanya ciri khas yang membedakan dari yang lainnya menciptakan budaya yang bisa diikuti oleh seluruh bawahan atau kita sebut dengan staf, dengan kata lain secara sederhana budaya organisasi itu adalah karakteristik yang diterapkan di dalam suatu Lembaga atau organisasi peranannya dapat sebagai motivasi dan juga peningkatan efektivitas staf dalam bekerja. Beberapa contoh yang biasa dilakukan di dalam Lembaga atau organisasi terkait dengan budaya yang dijalankan, misalnya budaya administrasinya, kedisiplinannya, pembagian pekerjaan yang jelas (jobdesk), atau inovasi yang diberikan dari motivasi pimpinan kepada para staf.

Di hari terakhir dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Implementation Agreement (IA), Plakat, dan sesi foto tentunya dengan menggunakan protokol kesehatan karena kondisi masih dalam keadaan pandemi. “Dengan terselenggaranya PKM ini bisa terjalin hubungan silaturahmi yang baik, sehingga kami bisa kembali bersinergi di masa yang akan datang. Pastikan kita semua menjaga kesehatan dan konsumsi makanan yang sehat,” tutup Unik.

Ditulis oleh Koordinator PKM Dosen dan Mahasiswa D3 Secretary UNPAM : Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom,

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.