BESTTANGSEL.COM, TANGERANG SELATAN – Seiring berkembangnya teknologi dan informasi yang semakin cepat, banyak juga yang memanfaatkannya untuk sesuatu hal negatif. Salah satunya adalah praktik perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang yang dilakukan dengan menggunakan non tunai (cashless).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel AKBP Heri Istu Hariono mengungkapkan, pihaknya berhasil mengungkap pengiriman paket bahan dasar ekstasi (MDMA) yang berasal dari Belanda yang dikirimkan ke wilayah Tangsel, Rabu (7/2/2018).

“Hasil kerjasama dengan P2 (Pengawasan dan Pelayanan) Bea dan Cukai dan Kantor Pos diungkapkan ke kita kalau ada bahan mencurigakan mohon untuk ditindak lanjuti dan berhasil diungkap pengiriman bahan dasar ekstasi dari Belanda,” ungkapnya saat di kantor BNN Kota Tangsel.

Pelaku yang diamankan berinisial RU (32) tahun, warga asal Malang, Jawa Timur yang berdomisili di Tangsel merupakan pemilik bahan dasar ekstasi seberat 5,90 gram.

“Bahan dasar pembuat Ekstasi (MDMA) tersebut diperoleh tersangka RU dengan cara bertransaksi melalui online ke negara Belanda menggunakan uang virtual atau BITCOIN,” jelas Heri.

Heri pun menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika internasional asal Belanda dengan cara bertransaksi menggunakan web online dan uang virtual (Bitcoin).

“Tersangka ini luar biasa, lulusan SMP tapi punya kemampuan luar biasa mengeksplore Hp nya, dia cari black market, situs nya bukan orang biasa yang bisa (mengaksesnya),” kata Heri.

Atas perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal 115 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan anacaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 8 miliar.

 

BR

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.