BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan-Membiasakan diri melakukan gaya hidup sehat, di antaranya makan secukupnya, diet karbohidat, diet lemak, tidak merokok, rutin berolahraga atau beraktifitas, dan kenali diri dari faktor resiko stroke seperti hipertensi, kolesterol dan diabetes, adalah cara menghindari diri dari stroke. Hal ini dikatakan oleh Dr. Herianto, Sp.S, dokter spesialis saraf Eka Hospital, saat menggelar seminar awam tentang pencegahan dan penanganan bahaya stroke, Sabtu (2/11/2019).

Lebih lanjut Herianto memaparkan, “Stroke adalah penurunan stamina secara tiba-tiba pada diri manusia. Melalui seminar ini kami ingin mengedukasi masyarakat bagaimana menghindari diri dari stroke, khususnya bagi yang pernah terkena stroke. Sebab, bagi yang pernah terkena stroke maka faktor resiko terkena serangan stroke, 10 kali lebih tinggi.

Dr. Herianto, Sp.S.

Meski bisa disembuhkan, menurut Herianto, sebaiknya masyarakat menghindari bahaya stroke. “Lakukan gaya hidup sehat, dan cek kesehatan seperti, tensi darah, cek gula darah, cek kolesterol, lakukan minimal 6 bulan sekali, karena orang yang memiliki faktor resiko lebih rentan terkena serangan stroke.”

Komitmen Eka Hospital Tangani Stroke

Eka Hospital berkomitmen dalam memberikan layanan Stroke secara komprehensif termasuk tindakan DSA (Digital Subtraction Angiography) untuk menangani berbagai kelainan dan kondisi pembuluh darah di otak, perawatan stroke hingga klub bagi penderita stroke yakni Stroke Awareness Club.

Seminar awam tentang penanganan dan pencegahan stroke diikuti oleh komunitas Stroke Awareness Club (SAC) Eka Hospital BSD dan masyarakat umum, Sabtu (2/11).

Eka Hospital berperan aktif dalam membangun komunitas Stroke Awareness Club (SAC) sejak 2013, yang semakin berkembang dan mendapat antusiasme dari masyarakat BSD dan sekitarnya. Kegiatan SAC yang disupervisi langsung oleh tim dokter spesialis rutin diadakan setiap hari Rabu mulai pukul 08.00 WIB di Eka Hospital BSD. Kegiatan ini meliputi senam, edukasi dari dokter spesialis, sharing antar-anggota, dan gathering setiap tahun. SAC merupakan wadah bagi para penyandang stroke untuk saling berbagi dan bersosialisasi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka pasca stroke.

Kampanyekan Bahaya Stroke

Don’t Be The One!” menjadi tema kampanye peringatan World Stroke Day (WSD) tahun 2019, yang diperingati setiap tanggal 29 Oktober di seluruh dunia. Dengan mengusung tema WSD 2019 tersebut, Eka Hospital BSD menggelar serangkaian kegiatan, yaitu seminar medis, seminar awam, senam stroke, serta promo paket pemeriksaan stroke.

Sebelumnya, Eka Hospital BSD menggelar seminar medis WSD diadakan pada 26 Oktober 2019, mengangkat tema “Comprehensive Management of Dyslipidemia”, yang menghadirkan narasumber dokter spesialis Eka Hospital, yaitu Dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP FIHA, Dr. Herianto, Sp.S dan Dr. Indra Wijaya, Sp.PD-KEMD, MKes, FINASIM. Seminar medis tersebut dihadiri oleh 100 orang dokter rekanan Eka Hospital, baik dari perusahaan, asuransi, maupun klinik dan rumah sakit sekitar.

Sementara itu, seminar awam WSD diadakan pada 2 November 2019. Melalui seminar awam ini Eka Hospital mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap bahaya penyakit stroke, dan dapat melakukan langkah antisipasi agar terhindar dari penyakit mematikan tersebut. Edukasi tentang pencegahan, gejala sampai penanganan stroke yang lebih advance merupakan wujud dari komitmen Eka Hospital untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit stroke. Materi seminar awam kali ini disampaikan oleh tim dokter spesialis Eka Hospital, yaitu Dr. Yuliana Uganda, Sp.S dan Dr. Budi M Silitonga, Sp.BS.

“Melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosial yang diselenggarakan bagi masyarakat, khususnya yang terkait dengan stroke, Eka Hospital berharap agar semakin banyak jiwa yang dapat tertolong, sehingga tidak menjadi target sasaran penyakit stroke yang mematikan, Don’t be the one!”demikian pesan Dr. Meta Dewi Thedja, M.Biomed, PhD, Direktur Rumah Sakit Eka Hospital BSD kepada masyarakat. (*)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.