Jpeg

Jpeg

Tangerang Selatan (Tangsel) untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah perayaan Harganas ke XXII, dimulai pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2015 yang akan membawa keuntungan bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM)

Jelas saja, pemerintah Kota Tangsel saat ini sudah nenargetkan nilai transaksi pada pameran IKM dalam event Harganas mencapai Rp.5,4 miliar.

Ferry Payacun selaku kabid Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel mengatakan, kegiatan ini salah satu upaya untuk mengenalkan produk lokal di Tangsel.

“Ini akan menjadi salah satu bentuk promosi bagi produk lokal yang kita punya,” pungkas Ferry.

Ferry menambahkan, sudah ada 120 pelaku IKM yang turut berpartisipasi selama pameran di acara perayaan Harganas nanti.

“Akan ada banyak dari pelaku IKM yang akan nenampilkan beragam produk lokal seperti kuliner, fesyen dan aksesoris,” jelasnya.

Sementara itu tiap pelaku IKM akan di targetkan pemasukannya dari 10 sampai 15 juta rupiah perhari.

“Kita menargetkan kepada seluruh palaku IKM agar pemasukan mencapai 10 sampai 15 juta perhari, dan ini diadakan selama tiga hari,” terang Ferry.

Kemudian setelah dilakukan pendataan, ternyata ada kurang lebih 400 pelaku IKM, namun ratusan IKM ini belum tentu dapat mengikuti pameran tersebut dikarenakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

“Para pelaku IKM harus nemenuhi syarat agar dapat mengikuti pameran, diantaranya, IKM harus memiliki izin edar, harus memiliki lebel halal food, dan terdaftar di HAKI,” tandasnya. (BR)