BESTTANGSEL.COM, PAMULANG- Dosen dan beberapa perwakilan mahasiswa Program Studi D-III Sekretari Universitas Pamulang (Unpam) kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) selama 3 hari, Rabu-Sabtu, 30-31 Desember 2020 hingga, Jumat, (1/1/2021). PKM kali ini mengambil tempat di  Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) 012 Griya Bersih Asri, Perumahan Reni Jaya Baru, Pamulang Barat, Tangerang Selatan.

DIketuai oleh Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom., para peserta PKM langsung terjun membaur dengan para pekerja di TPST tersebut. “Pada PKM kali ini kami mencoba untuk “Meminimalisir Resiko Bahaya para Pekerja di TPST” dengan cara kerja me-Reduce dan me-Recycle sampah. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), antara lain dalam hal perluasan wawasan, pengetahuan maupun peningkatan keterampilan yang dilakukan oleh Civitas Akademika, sebagai perwujudan dharma bakti, serta wujud kepedulian untuk berperan aktif meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan masyarakat,” tutur Katry.

Dalam sambutannya, Ketua TPST 012, H. Syafaruddin menjelaskan tentang pengolahan sampah yang selama ini sudah berjalan kepada para peserta PKM.

“Pengolahan sampah di TPST 012 diawali dari kendaraan pengangkut sampah, setelah itu sampah di pisahkan menjadi kelompok organik dan anorganik dengan mesin pemilah. Kemudian, sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos dan air lindi. Untuk meminimalisir resiko semua pekerja TPST diwajibkan untuk menggunakan sarung tangan, dan masker. Usai bekerja, para pekerja juga diharuskan membersihkan badan (mandi), dan berganti pakaian,” terang Syafaruddin.

Usai memberikan sambutan dan pengetahuan,  peserta PKM diajak untuk berkeliling melihat sampah anorganik, yang disimpan di bank sampah yang sudah  dibentuk oleh TPST 012, sehingga sampah tersebut lebih terorganisir dengan baik.

Hari kedua PKM, para pekerja di TPST 012 mendapatkan edukasi tentang Kesehaatan dan Keselamatan Kerja (K3). Materi K3 disampaikan oleh Rahmayanti, S.E., M.M.

“Edukasi dan pelatihan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta meningkatkan kesadaran dan pengetahuan untuk pekerja. Pelatihan K3 ini juga memiliki tujuan agar pekerja mampu memahami dan mempraktikkan secara langsung tindakan keselamatan dan kesehatan kerja, mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, melakukan tindakan pencegahan terjadinya kecelakaan kerja, dengan menggunakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan, serta menyusun program pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja.” papar Rahmayanti.

Hari ketiga, yang juga menjadi hari terakhir kegiatan, para pserta PKM melakukan penandatangan Implemetation Agreement, Piagam Penghargaan, serta tak lupa melakukan foto bersama.

“Semoga melalui kegiatan ini bisa terjalin hubungan silaturahmi yang baik, sehingga kami bisa kembali bisa bersinergi di masa yang akan datang. Dengan pelatihan dan sosialisasi K3 ini, diharapkan para pekerja di TPST 012 bisa meminimalisir resiko bahaya bekerja di tempat pembuangan sampah,” tutup Katry. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.