BESTTANGSEL.COM, TANGERANG – Pasca sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Pengurus Daerah (Pengda) TP Sriwijaya Provinsi Banten bersama Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Selain prosesi pelantikan, panitia juga akan menggelar Jalan Sehat, Festival Kuliner, dan Festival Budaya Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang melibatkan masyarakat dari berbagai daerah asal, meliputi Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan (Palembang), dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Ketua Panitia Musda dan Pelantikan, Junaidi Rusli, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner masyarakat Sumbagsel yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial di Provinsi Banten.

“Pelantikan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan masyarakat perantauan asal Sumbagsel di Banten. Karena itu, kami akan menghadirkan jalan sehat serta festival kuliner dan budaya yang melibatkan berbagai paguyuban dan komunitas,ada lebih dari 300 ribu perantau asal Sumbagsel yang mencari nafkah di Banten,”ujar Junaidi Rusli.

Shendy Erista Furi dan Henny Murniati Srikandi TP Sriwijaya.

“TP Sriwijaya sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun 5 provinsi,dengan jumlah penduduk sekitar 26,14 juta jiwa berdasarkan data BPS Semester II Tahun 2025 serta lebih dari satu juta perantau yang tersebar di Jabodetabek ,organisasi ini memiliki basis masa yang cukup besar dan potensial,” ungkap Junaidi.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Henny Murniati, menyampaikan bahwa berbagai persiapan tengah dilakukan agar kegiatan tersebut dapat menjadi ajang kebersamaan yang melibatkan keluarga besar TP Sriwijaya, Srikandi TP Sriwijaya, serta masyarakat umum.

Dilokasi yang sama Ketua Steering Committee Saptian Ibrohim mengiyakan apa yang disampaikan panitia .

“Kegiatan ini selain merangkul masyarakat Sumbagsel juga mengajak masyarakat umum yang ada di Banten untuk berbagi kebahagiaan melalui Jalan Sehat ,Festival Kuliner yang juga akan melombakan masakan asal Sumbagsel dan seminar terkait budaya Banten dan Sumbagsel,”ujar Saptian .

Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi Banten, Zulkarnain, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Senada dengan itu, Ketua Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten, Shendy Erista Furi, berharap festival budaya dan kuliner dapat menjadi sarana memperkenalkan tradisi serta kearifan lokal Sumbagsel kepada generasi muda.

Menurut panitia, hubungan historis antara Banten dan wilayah Sumbagsel, khususnya Lampung, menjadi salah satu alasan penting penyelenggaraan festival tersebut. Kedekatan budaya kedua daerah telah berlangsung sejak lama, ditandai dengan keberadaan Kampung Lampung di kawasan Anyer, Kabupaten Serang, serta Kampung Banten di Provinsi Lampung yang menjadi simbol kuat hubungan persaudaraan antardaerah.

Selain itu, keberadaan komunitas masyarakat asal Palembang di wilayah Tangerang Selatan juga menunjukkan eratnya ikatan sosial dan budaya antara masyarakat Banten dan Sumatera Bagian Selatan.

Melalui kegiatan jalan sehat, festival kuliner, dan pertunjukan budaya tersebut, TP Sriwijaya dan Srikandi TP Sriwijaya Banten berharap dapat memperkuat semangat persatuan, mempererat tali persaudaraan antarsuku dan daerah, serta menjadi wadah pelestarian budaya nusantara di tengah masyarakat yang semakin majemuk. (red/*)

Leave a Reply