“Kita luncurkan terlebih dahulu Trans Anggrek untuk Koridor II. Untuk tujuh koridor lain menyusul setelah sarana dan prasarana memadai”
Sarana Transportasi Massal, Trans Anggrek yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi, akhirnya resmi diluncurkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kegiatan Car Free Day di BSD, Kota Tangerang Selatan.
Trans Anggrek ini bakal beroperasi di Koridor II dengan rute dari Rawa Buntu di Serpong menuju Kantung Parkir Pondok Cabe di Pamulang. Sedangkan untuk rencana tujuh Koridor lain, belum dapat direalisasikan karena terbentur dengan infrastruktur yang kurang memadai.
“Kita luncurkan terlebih dahulu Trans Anggrek untuk Koridor II. Untuk tujuh koridor lain menyusul setelah sarana dan prasarana memadai,” kata Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dalam peresmian Trans Anggrek, 12 April lalu.
Trans Anggrek ini beroperasi mengitari Kota Tangsel dan menjadi penghubung lima stasiun yang ada, yakni Stasiun Rawa Buntu, Stasiun Serpong, Stasiun Jombang, Stasiun Pondok Ranji dan Stasiun Jurang Mangu. Namun, dengan kondisi jalan yang kurang lebar, akhirnya pengaktifan Koridor dibuat bertahap, sesuai dengan kesiapan akses.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Sukanta menambahkan, segala macam kendala yang sebelumnya jadi penghambat pengoperasian, saat ini di nyatakan sudah rampung. Soal regulasi pun belum dibutuhkan selama armada Trans Anggrek yang bernama Circle Line itu masih dipegang Pemkot Tangsel.
“Kecuali, jika nanti sarana transportasi plat merah ini bakal dikomersilkan, dengan menggandeng pihak ketiga. Selama Perwal atau Perda belum dibutuhkan, kami tidak memungut biaya dari masyarakat,” ujar Sukanta.
Dikatakan Sukanta, pihaknya sudah me- nyiapkan anggaran operasional Trans Anggrek untuk delapan bulan ke depan, sebesar Rp1,257 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015.
Sekretaris Dishubkominfo, Taryono mengatakan, Trans Anggrek akan tetap beroperasi dengan sift operasional; pagi pukul 06.00 sd. 09.00, siang pukul 11.00 sd. 14.00, dan sore pukul 16.00 sd. 18.00). Sesuai dg hasil evaluasi akan dilakukan penguatan fasilitas seperti stiker rute. Menurutnya, antusias masyarakat yang dinilai besar, terlihat dari banyaknya pelajar yang menggunakan transportasi Trans Anggrek yang melintasi Terminal Pondok Cabe – Jalan Agus Salim – Jalan RE Martadinata – Jalan Pajajaran – Jalan Siliwangi – Kampus ITI – Jalan Puspiptek – Jalan Taman Tekno – Jalan Buaran Rawa Buntu dan Terminal Intermoda Rawa Buntu (kereta api).