Berawal dari berjualan batik khas Madura, kini Cak Umar beralih profesi di bidang bisnis kuliner yang berada di Jl. Dr Setia Budi, Pamulang, Tangerang Selatan.

Mungkin sudah banyak kita menjumpai beberapa tempat makan yang menyajikan menu dari bebek, dari kelas menengah kecil sampai menengah atas. Namun jarang sekali kita menemukan makanan yang berbahan dasar bebek ini dengan rasa yang enak.IMG_8441(1)

Muhamad Umar Mahmudi atau biasa di sapa Cak Umar, pria kelahiran 7 Juli 1990 ini merupakan salah satu pemilik dari kedai tenda “Nasi Bebek Cak Umar Ayam selingkuh” di Jl. Dr Setia Budi, Pamulang, Tangerang Selatan. Dari namanya saja sudah pasti cak umar ini berasal dari Madura yang sengaja merantau untuk merintis karirnya.

Pada tahun 2014 cak umar memulai usaha pertamanya, yaitu berjualan batik tulis khas madura. Tapi itu semua hanya bertahan sebentar. Lalu Ia pun beralih kembali di usaha catering, untuk di wilayah kampus. Setelah itu dia mulai berkembang di bidang kuliner, akhirnya Ia memfokuskan dirinya untuk membuka usaha rumah makan. Tapi lagi-lagi tidak bertahan lama karena waktu itu pelayanannya belum maksimal. Namun barulah sat ini Ia bangkit kembali dengan usahanya yang sekarang yaitu nasi bebek.

Cak Umar mengaku, usahanya ini kalau dihitung mulai dari nol bisa memakan anggran sekitar 12 jt, itu semua sudah termasuk peralatan masak lapak gerobak dan tenda. Untuk pendapatan rata-rata perhari nasi bebek cak umar bisa menjual 70 porsi dan penghasilannya mencapai 1 jt perhari dari 1 lapak dan marginya sendiri sekitar 40 persen dari pendapatan.

“Alhamdulillah untuk usaha pinggiran seperti ini bisa mendapatkan keuntungan mencapai 1 juta tiap harinya, “ Jelas Cak Umar selaku Owner.

Cak Umar menambahkan, untuk peminatnya pun hampir dari semua kalangan, mulai dari yang bawah, menengah,sampai ke atas. Disini juga cak umar menggunakan daging bebek kualitas terbaik yang rata-rata ukuran bebeknya seberat 2,1 kg.

“Biasa nya pengusaha nasi bebeK lain hanya menggunakan bebek yang beeukuran 1,5 Kg,” Tambahnya.

Hampir setiap hari dagangannya ramai didatagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi nikmatnya makan nasi bebek di tempat Cak Umar. Untuk penutup Cak Umar berpesan kepada semua anak-anak generasi muda Indonesia, cobalah untuk mengurangi beban negara untuk tidak menjadi pengangguran seperti berwira usaha/dagang, dan janganlah kita berhenti berusaha sebelum berhasil.

 

 

Teks/Editor: Bani Ramadhan

Foto: Berbagai Sumber