(dari kiri-kanan) : Direktur Eka Hospital Kota Wisata - Cibubur dr. Feirlita Kuswandi, MPH; Direktur Utama PT Ekamas International Hospital dr. Francinita Nati, MM; Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyanto; Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat – Dr. Drg Marion Siagian M. Epid; Presiden Komisaris Eka Hospital Randy Mulyadi; Managing Director Sinar Mas Saleh Husin saat meresmikan Eka Hospital Kota Wisata Cibubur, Kamis (24/10).

BESTTANGSEL.COM, CIBUBUR- PT Ekamas International Hospital, yang berada dalam naungan Sinar Mas, resmi mengoperasikan rumah sakit ketiga dari Eka Hospital ini yang berada dalam kawasan Kota Wisata, Cibubur. Manajemen Eka Hospital melakukan seremoni Grand Opening pada Kamis, 24 Oktober 2019.

Direktur Utama PT Ekamas International Hospital dan sekaligus VP Medis dan Operasional Eka Hospital Group – dr. Francinita Nati, MM mengatakan, “Eka Hospital Cibubur hadir guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan berkualitas premium bagi masyarakat baik dari segi pemakaian alat dengan teknologi terbaru maupun tenaga medis/dokter yang berpengalaman; yang telah menjadi komitmen Perseroan sejak awal.” Hal ini mengingat, kawasan Cibubur yang terus tumbuh dan berkembang pesat, seiring dengan bertambahnya populasi penduduk yang akan menjadi captive market bagi Eka Hospital.

Peresmian dilakukan dan dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat – Dr. Drg Marion Siagian M. Epid yang didampingi, para Pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor, Managing Director Sinar Mas – Saleh Husin, Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto, beserta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Sinar Mas serta Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Dikatakan oleh dr. Francinita bahwa digitalisasi pelayanan rumah sakit yang diimplementasikan Eka Hospital Kota Wisata-Cibubur menggunakan sistem electronic medical record terbaru, SAP Healthcare, akan memberikan pelayanan yang terintegrasi mulai dari front-end hingga back-end dengan sistem central database, sehingga dapat memberikan manfaat pelayanan kesehatan yang lebih besar dari sisi keamanan, kecepatan, ketepatan, maupun efisiensi biaya pengobatan. Adapun keseluruhan nilai investasi Eka Hospital Kota Wisata- Cibubur mencapai sekitar US$ 40 juta.

Apabila di 2008 Eka Hospital adalah pionir penggunaan electronic medical record terintegrasi di Indonesia, maka saat ini kembali menjadi pionir pemanfaatan Clinical Decision Support System, yaitu sistem yang secara otomatis memberikan opini dan rekomendasi kepada para dokter dan paramedis berdasarkan jurnal kesehatan terkini, dan juga dilengkapi dengan warning system yang menjaga keamanan dalam pemberian obat.

“Kehadiran Eka Hospital Kota Wisata-Cibubur adalah bentuk kepedulian Perseroan akan pentingnya layanan medis serta memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar masyarakat lebih cepat dan dekat untuk berobat serta mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Beberapa fasilitas medis yang telah disiapkan di jaringan Eka Hospital di antaranya adalah Pusat Layanan Tumbuh Kembang Anak (Child Development Center) dan Pusat Layanan Saraf dan Jantung Terpadu (Brain and Heart Center), dan lain-lain,” dikatakan oleh dr. Feirlita Kuswandi, MPH, Direktur Eka Hospital Kota Wisata-Cibubur.

Dr. Feirlita menambahkan bahwa tiga keunikan layanan yang diusung oleh Eka Hospital adalah kebijakan Satu Pasien Satu Kamar (One Patient One Room) pada semua kelas kamar perawatan guna mengurangi risiko infeksi nosokomial dan memberikan kenyamanan bagi pasien, dukungan Tenaga Dokter Purna Waktu (Full Time Doctors) untuk meningkatkan respons atas kasus emergensi dan fokus pelayanan optimal kepada pasien, serta penerapan sistem Electronic Medical Record yang terintegrasi secara online, baik lintas-unit maupun lintas-jaringan antar rumah sakit Eka Hospital untuk meningkatkan kecepatan layanan dan menekan kesalahan data medis.

Berdiri di atas bangunan dengan luas sekitar 1.6 ha, Eka Hospital Kota Wisata-Cibubur terdiri dari 9 lantai, memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 250 unit dengan fasilitas dan layanan kesehatan yang mencakup layanan IGD, laboratorium, radiologi (MRI 1,5 Tesla, CT Scan 128 slice, USG 4D, Mammography) dan farmasi 24 jam/7 hari, cath lab (kateterisasi jantung), 41 poliklinik spesialis rawat jalan, ICU, HCU, NICU, Perina, endoskopi, hemodialisa, rehabilitasi medik, dan berbagai kelengkapan ruang intensif dan fasilitas penunjang lainnya.

Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyanto menyampaikan bahwa, Eka Hospital sebagai salah satu initiative project Sinar Mas dalam bidang layanan kesehatan diharapkan dapat terus memperluas jangkauan dan pelayanannya, “Berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat di mana ia berada, dan kali ini di Jawa Barat.”

Eka Hospital pertama kali hadir di BSD City, Tangerang Selatan pada Agustus tahun 2008, kemudian di tahun yang sama bulan November dioperasikan rumah sakit kedua di Pekanbaru, Riau. Perseroan selaku pemilik sekaligus operator merancang RS Eka Hospital Kota Wisata-Cibubur ini dengan tetap mengacu pada kedua rumah sakit Eka Hospital sebelumnya, baik dari sisi standar pelayanan, dan kehadiran dokter ternama maupun fasilitas kamar, klinik/praktek dokter dan fasilitas lainnya.

Hingga saat ini Eka Hospital telah dipercaya oleh masyarakat untuk melayani lebih dari 5.000.000 pasien, 60.000 tindakan operasi, dan 600.000 pasien medical checkup. Eka Hospital menargetkan pengoptimalan pelayanan rumah sakit berbasis teknologi digital menuju standar penilaian yang diterapkan oleh Healthcare Information & Management System Society (HIMSS) untuk mencapai level 7, yaitu level tertinggi penggunaan sistem informasi rumah sakit tingkat dunia. (rlls)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.