BESTTANGSEL.COM, SERPONG TANGSEL- Penanganan konstruksi bangunan SMPN 12 Tangerang Selatan yang terancam ambruk dinilai mandeg, alias jalan ditempat. Karena hingga saat ini Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) belum mendapat laporan secara detail dari Kadisdik dan Dinas tata ruang dan Bangunan. “Coba konfirmasi lagi ke Dindik atau Dinas tata ruang Bangunan,” kata Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie melalui pesan singkat WhatApp (WA) kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Ditanya lagi soal evaluasi dari sejumlah tim dan rombongan pejabat Tangsel meneliti bangunan SMPN 12 tersebut, Benyamin juga sama sekali tak diberi informasi. “Coba ke kabid humas aja ya,” ucapnya singkat.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 12, Nofiardy mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait kegiatan belajar mengajar yang terganggu dengan bangunan yang goyang tersebut.

Dalam surat tersebut, Kepsek SMPN 12 menjelaskan bahwa
kondisi bangunan SMPN 12 Tangsel memprihatinkan, terutama sebelah Utara dan Selatan. Pada bagian Utara terdapat tiga lokal yang terparah, yakni Perpustakaan , Laboratorium dan Ruang BK yang menimbulkan “goncangan dan pergerakan” yang sangat kuat .

Malah pada hari pertama PTM SMPN 12, mendapat perhatian dari tiga legislator yakni Fraksi Golkar, PKS dan PKB, mereka datang dan mengecek langsung ruangan masing masing, terkait goyangnya bangunan tersebut.

Bahkan rombongan Dinas Pendidikan yang pada sore hari datang kembali, didampingi Kabid Sapras Eka Andreas merekomendasikan bahwa gedung sekolah harus dirobohkan dan perlu dibangun dari awal lagi karena tak laik.

Ditempat terpisah, Kadisdik Taryono yang sempat ditemui Wartawan ,di Kantornya beberapa waktu lalu mengakui pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk mengecek ulang kondisi bangunan tersebut. (Red/*)

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.