BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan-Hasil visum forensik terhadap OR (15), korban perkosaan bergilir menemukan luka memar pada alat kelamin dan mulut rahim korban. Luka yang menyebabkan infeksi membuat korban sakit hingga meninggal dunia.

Hasil visum tersebut dibeberkan oleh Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan di Polres Tangsel pada hari ini, Senin (13/7).

“Akibat perbuatan tersebut, ke-8 tersangka yang salah seorangnya masih di bawah umur akan menjalani proses hukuman 5 hingga 15 tahun,” ujar Iman.

OR adalah anak dibawah umur di Pagedangan, Kabupaten Tangerang menjadi korban pemerkosaan oleh tujuh orang pria.

Peristiwa bermula ketika korban berkenalan dengan salah satu tersangka bernama Fikri Fadhilah lewat media sosial.

Dari perkenalan tersebut, hubungan Fikri dan korban berlanjut hingga mereka berdua berpacaran.

Suatu ketika Fikri membujuk rayu korban yang masih berusia di bawah umur untuk mau berhubungan badan dengan dirinya. Korban di perkosa di rumah salah seorang tersangka lain, yaitu Sudirman.

Tersangka lainnya bernama Fikri Fadhilah langsung mencekoki korban dengan tiga butir eksimer itu sekaligus.

Korban kemudian kehilangan kesadaran. Momen itulah yang dimanfaatkan para tersangka menyetubuhi korban secara bergiliran.

Setelah menyetubuhi korban, masing-masing dari mereka memberikan uang Rp 100.000.

Akibat kejadian tersebut, korban sakit dan pada tanggal 26 Mei 2020 dibawa ke Rumah Sakit khusus jiwa Darma Graha Serpong. Namun pada tanggal 11 Juni 2020 korban meninggal dunia. (Ast/bbs)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.