Menristekdikti RI, Prof. H.M. Nasir, Ph.D., AK., (Baju Putih), menerima plakat dari Ketua Yayasan Sasmita Jaya, pendiri Unpam, Drs. H. Darsono, (8/12).

BESTTANGSEL.COM  Tangerang Selatan – Hadir di acara Khataman Al Quran bersama Nusantara Mengaji di Universitas Pamulang Tangerang Selatan, hari ini, Jumat 8 Desember 2017, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. H.M. Nasir, Ph.D., AK., menyatakan bahwa semua anak bisa berprestasi, termasuk juga semua mahasiswa-mahasiswi Unpam.

“Orang-orang hebat dan sukses tidak hanya dari kampus yang bagus dan mahal, akan tetapi dari kemauan dan semangat untuk maju. Jadi janganlah kalian berkecil hati, jika ingin maju banyaklah melakukan inovasi dalam berkreasi,” ujar Nasir yang menanggapi adanya pelesetan bahwa Unpam sering dikatakan kepanjangan dari “Universitas Paling Murah”.

“Padahal Unpam memiliki gedung yang bagus yang tak kalah dengan universitas negeri atau swasta lain.  Hanya karena biayanya sangat murah Unpam sering dipelesetkan, oleh karena itu sudah saatnya Unpam menunjukan kualitas dan mutu dengan kerja keras dan kemauan belajar yang kuat dari para mahasiswanya,” ungkap Nasir.

Di  depan ratusan mahasiswa dan mahasiswi Unpam, M. Nasir juga mengatakan bahwa pemrintah telah menginisiasi apa-apa yang bisa memajukan bangsa, termasuk dalam memberi bantuan kepada star up atau pemula dalam berwirausaha.

“Pemerintah pasti akan membantu, baik secara materi ataupun bimbingan. Apalagi Unpam sangat dekat dengan Puspiptek, yang telah memiliki laboratorium terbaik di Indonesia. Pusat bisnis berbasis teknologi juga ada di Puspiptek, bahkan kalian bisa belajar dari peneliti-peneliti hebat yang ada di sana,” ungkap Nasir.

Kuliah umum yang mengangkat tema “Raih Prestasi Demi Membangun Daya Saing Bangsa Menuju Keunggulan Kompetitor”, tersebut berakhir dengan harapan dari Menristekdikti, bahwa semua anak harus bisa kuliah, termasuk juga anak-anak miskin.

“Jadi saya rasa apa yang dilakukan oleh pendiri Unpam ini adalah hal yang sangat mulia, karena telah menjadi solusi bagi masyarakat untuk bisa tetap kuliah meskipun kurang mampu,” pungkas Nasir.

 

 

Asri

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.