BESTTANGSEL.COM – Hidup dalam keadaan ekonomi yang serba kekurangan, tidak membuat Amin (35) gelap mata. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung di wilayah Tangerang selatan ini, rela mengembalikan Tas berisi uang sebesar Rp. 17 juta yang ditemukan kepada pemiliknya.
Saat ditemui Besttangsel.com di lapak tempat menampung barang-barang rongsokannya di Jalan Mekar Jaya, Rt 02/03, Tangerang selatan, Amin menceritakan awal dia menemukan Tas yang berisi uang dan sejumlah surat-surat penting didalamnya.
“Saya temukan tas kulit hitam itu di tangga stasiun Rawa Buntu, pada malam Jumat, sekitar jam 10.00 WIB, selain berisi uang tunai sekitar Rp. 17 Juta, ada surat-surat berharganya juga, seperti STNK mobil dan lainnya,” terang Amin Senin (27/03/2017).
Amin yang merasa bahwa tas dan barang-barang yang ada di dalamnya adalah bukan miliknya, berniat menggembalikan kepada pemiliknya dengan mencari keterangan data diri pemilik didalam tas itu.
“Karena barang ini bukan milik saya, saya pengen kembalikan sama yang punya. Beruntung didalamnya ada kartu nama dan nomor hand phone, jadi bisa langsung saya hubungi,” imbuhnya.
Ternyata pemilik tas atas nama ibu Yani, yang beralamat di Ciputat, Tangsel, dan bekerja di Bank BCA Palmerah, telah melaporkan kejadian kehilangan tas miliknya ke Kepolisian Pasar Rebo, sehingga tas berisi uang dan barang-barang berharga yang ditemukan Amin langsung di ambil dan diamankan oleh pihak kepolisian tersebut.
“Mungkin Bu Yani yang punya tas itu, sudah bikin laporan kehilangan ke pihak kepolisian Pasar Rebo, jadi waktu saya kasi tau lewat telfon bahwa tasnya saya temukan, pihak kepolisian dari dari Pasar Rebo yang berjumlah tiga orang dengan di pimpin AKBP Riyandi, langsung kesini buat ngambil tas yang saya temukan itu,” kenang Amin.
Bahkan untuk membuktikan kebenaran atas kronologis penemuan tas yang berisi uang Rp. 17 juta tersebut, pihak kepolisian yang datang juga membawa serta kartu identitas dan Hand Phone milik Amin untuk didata dan akan dikembalikan lagi setelah selesai dibuat laporan pemeriksaan.
“Tadi saya mau di bawa ke kantor Polisi, tapi karena saya masih ada kerjaan, jadi KTP sama HP saya yang di bawa untuk dijadikan laporan pemeriksaan katanya, kalau udah selesai nanti mau dianterin kesini lagi,” beber Amin.
Teks : iyar
Foto : iyar
