BESTTANGSEL.COM, Depok – Kangaroo mother care atau metode Kanguru, adalah metode perawatan bayi prematur secara alami dengan cara menempelkan bayi ke dada sang ibu dengan sentuhan langsung antara kulit pada bayi lahir prematur.

Beragam penelitian telah menunjukkan bahwa perawatan metode kanguru aman untuk dipraktikkan dan bahkan dinilai dapat berfungsi selayaknya inkubator untuk bayi prematur.

Perawatan bayi prematur dengan metode Kanguru menjadi salah satu topik bahasan seminar kesehatan di bulan September 2018, yang digelar Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya Sawangan Depok. Sedikitnya seratus orang bidan dari wilayah Sawangan dan sekitarnya ikut dalam kegiatan tersebu.

“Untuk melakukan metode ini, bayi maupun ibu tidak mengenakan baju, dan bayi di tempelkan ke dada sang ibu, layaknya ibu Kangguru yang selalu mengantongi anaknya. Dengan begitu, maka suhu hangat akan lebih mudah menular ke bayi karena ibu menjadi inkubator alami, dia bisa menaikan suhu tubuhnya secara otomatis apabila sang bayi kedinginan, juga sebaliknya dia bisa menurunkan suhu tubuhnya apabila sang bayi kepanasan,” tutur dr. Galih Linggar Astu, Sp.A (dokter spesialis anak dan konsultan Laktasi) RSIA Brawijaya Sawangan Depok, saat hadir sebagai salah seorang pembicara.

Menurut dr. Galih, organ pada bayi-bayi prematur dinilai belum cukup matang, termasuk organ paru-paru, sistem pencernaan, kulit, dan sistem imunitas. Itu sebabnya banyak risiko komplikasi yang dihadapi bayi prematur. Makin awal bayi prematur terlahir, maka risiko gangguan kesehatan menjadi makin tinggi juga.

“Untuk menjaga agar bayi tetap hangat, dan bisa bernafas dengan baik, serta bertambah berat badannya, maka metode Kanguru ini sangat baik jika diterapkan selama 24 jam,” ucap dr.Galih.

“Saat bayi prematur merasakan detak jantung, pernapasan, dan kehangatan tubuh ibu, maka tubuh bayi akan mengalami stimulasi pada berbagai bagian tubuh, termasuk membentuk kemampuan untuk menoleransi rasa sakit. Metode kanguru terbukti efektif mengurangi respons rasa sakit pada bayi prematur yang terlahir pada usia kehamilan 28-36 minggu,” jelas dr. Galih.

“Manfaat metode kanguru tidak hanya dapat berdampak kepada bayi, sebagaimana perasaan dibutuhkan dan rasa percaya diri turut meningkat pada ibu bayi prematur yang diberikan kesempatan mempraktikkan metode ini. Bahkan manfaat itu akan berlanjut setelah ibu dan bayi pulang ke rumah,” pungkasnya.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.