BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Pembangunan kesehatan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan serta ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Bidang kesehatan masyarakat, khususnya seksi kesehatan keluarga mempunyai peranan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk para lansia. Pelayanan kesehatan pada lansia juga dilaksanakan di posbindu dengan menggerakkan pemberdayaan masyarakat dalam kelompok-kelompok posbindu.

Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kota Tangsel menggelar Kompetisi Kader Posbindu Berprestasi Tingkat Kota Tangsel di Graha Widya Bhakti, Setu, Tangsel pada Senin, 22 April 2019.

Menurut Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, peran serta dan partisipasi kader posbindu sangat penting sebagai perpanjangan tangan puskesmas dalam pelayanan kesehatan lansia.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa posbindu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang menjadi milik masyarakat, dan berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat, dan antar sesama masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemampuan kader posbindu dalam mengelola posbindu adalah melalui kegiatan refreshing, pelatihan, dan lomba pengetahuan kader.

“Melalui kegiatan lomba ini diharapkan mampu tercipta kader-kader yang kreatif dan berinovasi, sehingga ilmunya bisa diterapkan di Posbindu. Selain itu, diperlukan pula peran serta stakeholder terkait dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan lansia di posbindu, sehingga seluruh masyarakat terutama lansia dan pra lansia beserta para kader dapat hidup sehat dan berdaya guna,” jelasnya.

Dengan demikian usia harapan hidup bisa meningkat di kota tangerang selatan khususnya, dan di indonesia pada umumnya. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan ucapan terima kasih dari kami untuk kader posbindu yang telah membantu kegiatan di bidang kesehatan, serta untuk memberikan reward kepada kader posbindu berprestasi.

“Sebagai sebuah sarana refreshing bagi kader posbindu. Dan bentuk pemberian motivasi kepada kader yang lain. Maka pada kesempatan ini, saya turut mendukung kegiatan kompetisi kader posbindu berprestasi,” paparnya.

Kegiatan ini tentu saja berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas seluruh kader Posbindu di Kota Tangsel.

Menurut Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Tangsel Iin Sofiawati, kegiatan ini merupakan salah satu tahapan evaluasi untuk mengetahui apa saja yang telah dilakukan kader.

“Sebagai kader bukan hanya menimbang labsia saja, tapi harus melakukan preventif dan promotif. Selain itu juga melakukan kajian PHBS terhadap rumah tangga,” bebernya.

Kompetisi ini meliputi tes tertulis, keterampilan sejauh mana dia praktek pada saat penimbangan dari meja 1 sampai meja 5, juga praktek penyuluhan tentang penyakit tidak menular.

“Sebanyak 133 peserta perwakilan dari masing-masing puskesmas mengikuti kompetisi ini. Pemenangnya mendapatkan piala, bingkisan dan uang tunai,” bebernya.

Harapannya melalui kompetensi ini bisa memberikan reward kepada kader posbindu dan memberikan motivasi pada kader lain supaya bersemangat lagi. (Humas-Kominfo)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.