BESTTANGSEL.COM, TANGERANG- Sehubungan dengan beredarnya informasi dan pemberitaan sepihak dalam situs online dan juga media sosial yang menyudutkan Summarecon Serpong, atas dugaan telah melakukan pengeroyokan pada seorang wartawan, bernama Agus Darma Wijaya, sekaligus melakukan penyanderaan terhadap istri dan anak-anak yang bersangkutan. Pihak Summarecon Serpong, telah mengklarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar.

Pada sejumlah awak media yang biasa bertugas di kawasan Tangerang Raya dan sekitarnya, pada hari ini, Jumat (22/04), GM Corporate Communications PT Summarecon Agung Tbk., Cut Meutia, dengan tegas menyangkal kebenaran informasi pemberitaan tersebut.

“Kami menyanggah secara tegas bahwa hal tersebut tidak benar sama sekali dan merupakan upaya menyebarkan berita kebohongan untuk mendiskreditkan kami,” tutur Cut Meutia.

Ia menjelaskan fakta yang sesungguhnya terjadi di lapangan pada Rabu, (20/4) Summarecon Serpong berencana akan melakukan pengosongan sesuai dengan surat yang telah disampaikan kepada Agus Darma Wijaya, penghuni salah satu rumah di Cluster Maxwell Summarecon Gading Serpong.

“Hal ini karena penghuni/konsumen atas nama Agus Darma Wijaya, telah melakukan wanprestasi, yakni tidak menyelesaikan kewajibannya sebagaimana yang tercantum pada Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah dan Bangunan (PPJB) yang telah disepakati sejak tahun 2019,” terang Cut Meutia.

Dijelaskan Cut Meutia, beredarnya informasi dan pemberitaan adanya preman dari Summarecon Serpong dalam tindakan pengosongan tersebut adalah sama sekali tidak benar.

“Tindakan pengosongan yang dilakukan telah mengikuti prosedur, dan dilakukan oleh karyawan kami, Bagian Litigasi dan Bagian Keamanan serta dihadiri oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Namun, sebelum tindakan pengosongan dimulai Agus Darma Wijaya berdiri di depan pintu rumah sambil memegang senjata tajam/golok. Kemudian, Agus Darma mengancam akan bunuh diri dan dengan golok itu. Tiba-tiba dengan golok tersebut, Agus Darma melukai lengan kirinya sendiri hingga darah berceceran di lantai, lalu kembali golok tempelkan ke lehernya.

Akibatnya, Agus Darma luka-luka dan darah tercecer di lantai adalah akibat dari ulah perbuatannya sendiri. Karena dikhawatirkan membahayakan orang lain, pihak keamanan Summarecon Serpong mengamankan Agus Darma.

“Maka petugas Bagian Keamanan kami melakukan pencegahan terhadap tindakan penghuni tersebut dan mengamankan yang bersangkutan dengan mengantarnya ke Mapolsek Pagedangan,” tegas Cut Mutia.

(Red/As)

Leave a Reply