BESTTANGSEL.COM, JAKARTA – Kanker tercatat memiliki 18,1 juta kasus baru dan 9,6 juta kematian pada tahun 2018 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di Indonesia, kanker payudara merupakan kanker dengan jumlah kasus terbanyak dan salah satu penyumbang kematian tertinggi pada wanita. Merujuk data tersebut, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi menggelar seminar kesehatan terkait onkologi bertema “A New Approach for the Prevention and Treatment of Breast Cancer – Introducing the Road Map of Breast Cancer Care Alliance (BCCA)” pada Sabtu (24/8) di Conference Room Lantai 36, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

Lebih dari 200 orang yang terdiri dari masyarakat awam, pasien, dan keluarga pasien tersebut menghadirkan nara sumber; Ketua Komite Medik MRCCC Siloam Hospitals Semanggi DR. dr. Samuel J. Haryono, Sp.B(K)Onk, Ketua Hematologi Onkologi Medik MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, dan dokter spesialis onkologi radiasi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dr. Denny H. Kirana, Sp.Onk.Rad.

(Ki-Ka): CEO MRCCC Siloam Hospital Semanggi, dr. Susilawati Arifin Bolang MHA, dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, DR. dr. Samuel J. Haryono, Sp.B(K)Onk, Ketua Hematologi Onkologi Medik MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dan dokter spesialis onkologi radiasi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dr. Denny H. Kirana, Sp.Onk.Rad.

Pada seminar awam ini, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi juga memperkenalkan Breast Cancer Care Alliance (BCCA), pusat layanan yang berfokus pada perawatan dan pengobatan kanker payudara. Tim ahli yang terdiri dari dokter spesialis seperti bedah onkologi, hematologi onkologi, onkologi radiasi, serta tenaga medis penunjang lainnya yang tergabung dalam BCCA bekerja sama secara erat dalam memandu setiap langkah pasien, memberikan pelayanan medis dengan penuh komitmen, dan dukungan kasih kepada pasien selama menjalani perawatan dan pengobatan kanker payudara.

“Lebih kurang 30% kanker payudara baru terdeteksi setelah kondisi metastasis atau telah menyebar ke bagian tubuh lain dan 30% terdeteksi saat kanker sudah memasuki stadium lanjut, suatu kondisi yang menyebabkan sulit sembuh. Hanya 40% di antaranya yang sudah didiagnosis saat masih dalam tahap awal sehingga masih besar kemungkinan untuk sembuh. Melalui seminar kesehatan ini, kami ingin menekankan pentingnya upaya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara,” ujar Direktur MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, di sela seminar.

Direktur MRCCC Siloam Hospital Semanggi, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara, antara lain dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis).

SADARI dapat dilakukan oleh setiap perempuan sehat tanpa perlu datang ke dokter, pada rentang hari ke-7 hingga 10 setelah hari pertama menstruasi dimana payudara sedang dalam kondisi paling lunak. Sementara itu, SADANIS merupakan pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih. Bila ditemukan adanya benjolan, perubahan kulit payudara, atau keanehan pada puting payudara, pasien akan disarankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dengan USG atau mamografi.

“SADARI dan SADANIS penting dilakukan untuk mencegah kanker ditemukan di stadium akhir, yang memiliki tingkat kematian tinggi. Kita harus sadar bahwa kanker payudara merupakan penyakit mematikan yang menjadikan wanita sebagai target utamanya. Semakin dini deteksi, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh,” tambah dr. Adityawati.

Tidak hanya mengundang masyarakat, MRCCC Siloam Hospital Semanggi juga secara rutin melalukan sosialisasi kesehatan ke perusahaan-perusahaan yang ada disekitar rumah sakit. “Ini kami lakukan agar masyarakat semakin peka dan sadar akan pentingnya melakukan cek kesehatan untuk pencegahan penyakit, dan responnya sangat positif,” ungkap dr. Adityawati.

Berlokasi strategis di pusat kota Jakarta, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi merupakan rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang menyediakan pelayanan untuk menangani berbagai macam penyakit kanker mulai dari deteksi dini, bedah atau terapi, hingga perawatan paliatif. MRCCC
secara tepat, efektif, dan menyeluruh demi upaya penyelamatan dan pemulihan pasien. Peralatan medis mutakhir, seperti PET-CT Scan, LINAC dengan teknologi RapidArc , MRI 3 Tesla, dan CT Scan 256 Slice juga dihadirkan untuk  menunjang pelayanan kepada pasien.

“MRCCC Siloam Semanggi juga telah membuka pelayanan BPJS khusus pengobatan kanker,” tutupnya.

 

(Asri)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.